Wakil Wali Kota Bandung Erwin Diperiksa Kejari 7 Jam, Bantah Isu OTT dan Tegaskan Sikap Koperatif

Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd., menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di Kejari Kota Bandung terkait dugaan korupsi anggaran daerah 2025. (instagram.com/kangerwin_bdg)

BERIKABARNEWS l BANDUNG – Wakil Wali Kota Bandung periode 2025–2030, H. Erwin, S.E., M.Pd., menjalani pemeriksaan intensif selama tujuh jam di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung, Kamis (30/10/2025). Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan wewenang dan pengelolaan anggaran daerah tahun 2025.

Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo, menegaskan bahwa status hukum Erwin masih sebagai saksi, bukan tersangka. Ia juga membantah keras kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang sempat beredar luas di media sosial.

“Status hukum Pak Erwin masih saksi. Tidak ada OTT terhadap beliau,” tegas Irfan saat dikonfirmasi wartawan, Kamis sore.

Erwin: Isu OTT Tidak Benar, Saya Hadir Secara Koperatif

Menanggapi isu yang berkembang, Erwin membantah tegas adanya OTT terhadap dirinya. Ia menyampaikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang dinilai menyesatkan publik.

“Sehubungan dengan beredarnya informasi di sejumlah akun media sosial yang menyebutkan bahwa saya terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak Kejaksaan Negeri Bandung, saya perlu menyampaikan klarifikasi resmi bahwa hal tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi,” ujar Erwin.

Erwin menambahkan, kehadirannya di Kejari Bandung merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus dukungan terhadap penegakan hukum.

“Benar bahwa saya memenuhi panggilan Kejaksaan untuk memberikan keterangan sebagai saksi. Kehadiran saya merupakan bentuk dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan,” jelasnya.

Pejabat yang dikenal menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas itu juga mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan resmi dari Kejari Bandung secara bijak.

Baca Juga : Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Zize Naik ke Tahap Penyidikan Bareskrim Polri

Fokus Penyelidikan dan Perkembangan Kasus

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyelidikan kasus dugaan korupsi ini telah berlangsung selama sekitar tiga bulan terakhir. Fokus pemeriksaan berada pada dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun anggaran 2025.

Sebelumnya, tim penyidik Kejari telah melakukan penggeledahan di sejumlah kantor OPD dan menyita dokumen penting sebagai barang bukti.

Hingga berita ini diterbitkan, Kejaksaan Negeri Kota Bandung belum menetapkan tersangka resmi dalam perkara dugaan korupsi anggaran daerah tersebut.

Kejari Bandung Pastikan Proses Berjalan Transparan

Kepala Kejari Bandung memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum terverifikasi.

“Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Semua pihak yang dipanggil masih berstatus saksi, termasuk Pak Erwin,” pungkas Irfan. *

Harga TBS Sawit Mulai Naik, Pemerintah Perketat Pengawasan Perusahaan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Harga Tandan Buah Segar...

Petani kelapa sawit sedang memanen tandan buah segar di perkebunan sawit Indonesia.

Kejaksaan Agung Berhasil Kembalikan Aset Eddy Tansil Rp51,6 Miliar ke Negara

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia...

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan hasil pemulihan aset Eddy Tansil senilai Rp51,6 miliar kepada Menteri Keuangan di BPA Fair 2026.

PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh Rabu 17 Juni 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...

PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 berdasarkan hasil rukyatul hilal dan metode istikmal.

Pengendara Wajib Tahu, SIM Digital Bisa Jadi Pengganti SIM Fisik

BERIKABARNEWS l – Pengendara di Indonesia kini memiliki...

SIM digital melalui aplikasi Digital Korlantas di smartphone saat pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

KPK Pastikan Lelang Aset Korupsi Transparan, Nilai Capai Rp311 Miliar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

KPK dan DJKN Kementerian Keuangan menyiapkan proses lelang aset rampasan korupsi secara transparan melalui sistem lelang online.

Ketersediaan Pertalite Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

BERIKABARNEWS l JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga...

Pengendara mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina saat proses distribusi bahan bakar berlangsung.

berita terkini