BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya resmi memiliki kepengurusan baru. Dalam pelantikan dan pengukuhan Ketua serta Pengurus KONI Kubu Raya periode terbaru yang berlangsung di Qubu Resort, Sungai Raya, Kamis (18/6/2026), Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan arah pembinaan olahraga daerah harus berfokus pada kualitas, bukan sekadar banyaknya jumlah cabang olahraga (cabor).
Sujiwo meminta jajaran pengurus baru segera melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh cabor yang ada. Menurutnya, hanya cabor dengan kepengurusan aktif, program pembinaan jelas, dan prestasi nyata yang layak menjadi prioritas pembinaan.
“Orientasi kita adalah kualitas, bukan kuantitas. Inventarisasi cabor yang memang memiliki pengurus aktif, kegiatan yang berjalan, prestasi, dan pembinaan yang jelas. Jangan sampai hanya nama cabangnya saja yang ada, tetapi aktivitasnya nihil dan tidak pernah memberikan prestasi untuk daerah,” tegas Sujiwo.
Ia menilai keseriusan pembinaan atlet akan terlihat dalam berbagai ajang bergengsi, mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Kejuaraan Nasional (Kejurnas), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sebagai Ketua Pengurus Provinsi Tarung Derajat Kalimantan Barat, Sujiwo mencontohkan konsistensi cabang olahraga Tarung Derajat yang mampu menjadi penyumbang medali emas bagi Kalimantan Barat di berbagai ajang PON.
Menurutnya, capaian tersebut lahir dari manajemen organisasi yang sehat dan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Baca Juga : Raih WTP 12 Kali, Bupati Sujiwo Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Berdampak ke Masyarakat
Tarung Derajat tercatat konsisten meraih medali emas sejak PON Kalimantan Timur, Riau, Jawa Barat, Papua, hingga PON Aceh-Sumatera Utara. Pada PON Aceh-Sumut, dari total empat medali emas yang diraih Kalimantan Barat, dua medali di antaranya disumbangkan atlet Tarung Derajat.
Berkaca dari keberhasilan tersebut, Sujiwo berharap KONI Kubu Raya mampu menerapkan pola pembinaan serupa untuk mengidentifikasi cabang olahraga potensial yang bisa menjadi lumbung prestasi daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian di dunia olahraga harus dijalankan dengan dedikasi tinggi dan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan materi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi atlet, Sujiwo turut mengumumkan kebijakan bonus bagi atlet berprestasi yang akan berlaga di Porprov mendatang.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen memberikan bonus sebesar Rp17,5 juta kepada setiap atlet yang berhasil meraih medali emas. Nominal tersebut menjadi bonus tertinggi yang pernah diberikan Pemkab Kubu Raya sepanjang sejarah penyelenggaraan Porprov.
“Walaupun kondisi keuangan daerah cukup berat, saya tetap berkomitmen memberikan penghargaan kepada putra-putri terbaik Kubu Raya. Namun ingat, tujuan utama kita bukan sekadar mengejar bonus, melainkan menjadi patriot olahraga yang bangga mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Baca Juga : Capaian TPAKD Kubu Raya Meningkat, Pemkab Target Masuk Nominasi Regional Kalimantan
Menyadari keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Sujiwo juga menyiapkan langkah alternatif untuk mendukung pembinaan olahraga. Ia berencana menggandeng dunia usaha, mitra kerja, dan sektor swasta di Kubu Raya untuk menjadi “bapak asuh” bagi cabang olahraga potensial.
Melalui skema tersebut, pendanaan diharapkan menjadi lebih fokus dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan atlet maupun peningkatan fasilitas latihan.
Di akhir sambutannya, Sujiwo mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KONI Kubu Raya yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa membangun prestasi olahraga sejatinya merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Kubu Raya.
Menurutnya, kemajuan olahraga akan berjalan seiring dengan lahirnya generasi yang disiplin, tangguh, dan mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.*
