Pontianak Siap Dukung Pemberlakuan Jalan Satu Arah di Sungai Raya Dalam

Ruas Jalan Sungai Raya Dalam yang menghubungkan Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Pontianak dalam mendukung rencana penerapan sistem satu arah (one way) di Jalan Sungai Raya Dalam (Serdam). Kebijakan ini disiapkan untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi akibat tingginya aktivitas keluar-masuk warga dan kawasan pertokoan.

Rencana rekayasa lalu lintas tersebut disepakati dalam pertemuan Pemkot Pontianak dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat, Senin (17/11/2025). Skema yang dirancang adalah kendaraan masuk dari sisi Kabupaten Kubu Raya, sementara arus keluar melalui ruas jalan di wilayah Kota Pontianak.

“Karena sering terjadi kemacetan, kami menyetujui konsep Dishub Provinsi untuk menerapkan sistem satu arah. Arah dari Jalan Ahmad Yani menuju Sungai Raya Dalam untuk akses masuk, sementara arus keluarnya melalui ruas Sungai Raya Dalam di Kota Pontianak,” ujar Edi.

Sebagai bagian dari penataan, sejumlah jembatan U-Turn di sepanjang jalur tersebut akan dibenahi. Pemkot Pontianak berharap pembenahan jembatan dan parit dapat memperlancar arus lalu lintas sekaligus memperbaiki tata ruang kawasan.

Baca Juga : Wali Kota Pontianak Dorong Hadirnya Pusat Oleh-oleh Besar untuk Perkuat UMKM Lokal

Sebelum kebijakan diberlakukan, Pemkot melalui Dinas Perhubungan Kota Pontianak, bersama Ditlantas dan Satlantas Polresta Pontianak, akan melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat.

“Kami berharap masyarakat mematuhi rambu agar ketertiban dan keselamatan tetap terjaga,” tambah Edi.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima audiensi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar Anthonius Rawing untuk membahas penerapan jalan satu arah di Jalan Sungai Raya Dalam.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima audiensi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar Anthonius Rawing untuk membahas penerapan jalan satu arah di Jalan Sungai Raya Dalam.

Kepala Dishub Provinsi Kalbar Anthonius Rawing menjelaskan bahwa kajian teknis sistem satu arah telah dilakukan sejak 2024 dan kini dimatangkan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemkot Pontianak, Pemkab Kubu Raya, Ditlantas, Satlantas, serta Balai Wilayah Sungai Kalimantan (BWSK).

Dari hasil kajian, akan dibangun lima titik U-Turn dengan jarak antarlokasi sekitar 500 meter, mulai dari Jembatan Kupu-Kupu.

Pemerintah daerah nantinya akan menyediakan marka dan rambu untuk keselamatan pengguna jalan.

Anthonius menargetkan sosialisasi lebih masif dimulai awal 2026, setelah pembahasan teknis disepakati Forum Lalu Lintas.

“Sistem one way merupakan opsi paling tepat untuk mengurai kemacetan di Serdam,” ujarnya.

Penerapan jalan satu arah diharapkan menjadi solusi permanen bagi kepadatan lalu lintas di Sungai Raya Dalam dan meningkatkan kenyamanan serta keamanan pengguna jalan. (ndo)

 

Prokopim

Perubahan APBD Pontianak 2026 Capai Rp2,156 Triliun, Fokus Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Wali Kota Pontianak menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna di DPRD Pontianak, Jumat (18/9/2026).

Seng Hie Ditata, Retribusi Pelabuhan Mulai Didorong Cashless

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau Pelabuhan Seng Hie, Jumat (18/9/2026) pagi.

Tekan Risiko Karhutla, Pemkot Pontianak Dorong Pengelolaan Lahan Tanpa Bakar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mendorong...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangani pernyataan komitmen dalam agenda Expose dan FGD Pencegahan dan Penanganan Karhutla secara Komprehensif, Holistik dan Integral di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Pemkot Pontianak Latih 41 Pelaku UMKM dan Penyelia Halal Terapkan SJPH

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak melatih...

Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim menghadiri pelatihan SJPH bagi pelaku UMKM di Aula Kantor Bank Indonesia Lama, Kamis (17/9/2026).

Wako Edi Tegaskan Pembakar Lahan Akan Ditindak, Dua Lokasi Karhutla Pontianak Diselidiki

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Ilustrasi - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan pembakar lahan akan ditindak.

KOPi 2026 Dimulai, Pemkot Pontianak Dorong ASN Lahirkan Inovasi Berdampak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah membuka kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Penyusunan Proposal, di Aula Rohana Muthalib, Bapperida Pontianak, Kamis (17/9/2026).

berita terkini