AirBorneo Diluncurkan, Sarawak Targetkan Konektivitas Udara Lebih Baik Tahun 2026

Menteri Transportasi Sarawak Datuk Seri Lee Kim Shin menjelaskan rencana operasional AirBorneo dan peningkatan konektivitas udara di Sarawak pada Selasa (2/12) di Dewan Undangan Negeri Sarawak. (thestar.com.my)

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan milik Pemerintah Negeri Sarawak, AirBorneo, dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan depan setelah proses akuisisi MASwings Sdn Bhd tuntas pada 31 Desember 2025. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Transportasi Sarawak, Datuk Seri Lee Kim Shin, pada Selasa (2/12) di Dewan Undangan Negeri Sarawak.

Lee menjelaskan bahwa AirBorneo akan memulai penerbangan resminya dengan melanjutkan layanan udara pedesaan (Rural Air Services/RAS) yang selama ini melayani wilayah Sarawak, Sabah, dan Labuan.

“Kami akan mengganti livery pesawat secara bertahap selama enam bulan ke depan,” ujarnya.

Pada tahap awal, dua unit pesawat yakni ATR 72-500 dan Twin Otter akan mulai beroperasi menggunakan logo dan livery baru AirBorneo. Seluruh tenaga kerja MASwings dipastikan akan diserap untuk menjamin kelancaran operasional dan keberlanjutan layanan RAS.

Ekspansi Rute dan Komitmen Tarif Terjangkau

AirBorneo menargetkan ekspansi jaringan penerbangan ke rute regional, termasuk Kuala Lumpur, pada akhir tahun depan. Langkah tersebut bergantung pada kesiapan armada dan persetujuan otoritas penerbangan.

Menanggapi rencana peningkatan layanan di Sibu, Lee menegaskan bahwa AirBorneo akan memperkuat konektivitas antarwilayah di Malaysia Timur dan ke kota-kota besar lainnya.

“AirBorneo berkomitmen menawarkan tarif kompetitif dibandingkan maskapai yang ada, sehingga masyarakat Sarawak memiliki akses perjalanan yang terjangkau, andal, dan lebih baik,” tegasnya.

Baca Juga : AirBorneo Akan Buka Lebih Banyak Destinasi dari Sarawak ke Kota-Kota di Indonesia

AirBorneo sebelumnya telah memperkenalkan logo “Wings of Unity” dengan tagline “Borneo for You”, sebagai simbol identitas regional dan tekad memperkuat konektivitas Kalimantan.

Menurut Lee, kinerja transportasi udara Sarawak menunjukkan tren positif. Hingga kuartal ketiga tahun ini, tercatat 112.625 pergerakan pesawat dengan 9,07 juta penumpang, meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Saat ini, Sarawak dilayani 51 penerbangan internasional per minggu dan rata-rata 551 penerbangan domestik setiap pekan. Peningkatan konektivitas internasional juga didukung pembukaan rute charter Haikou–Kuching oleh 9Air, serta rencana pembukaan penerbangan Shenzhen–Kuching oleh Loong Air.

Kementerian Transportasi Sarawak menegaskan komitmen berkelanjutan untuk menambah rute langsung internasional guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi ke wilayah tersebut. *

 

Sumber :

Thestar.com.my

Empat WNI Ditangkap di Sarawak Usai Diduga Masuk Malaysia Lewat Jalur Tikus

BERIKABARNEWS l BAU – Empat warga negara Indonesia...

Polisi Malaysia mengamankan empat WNI yang diduga masuk ke Sarawak melalui jalur tidak resmi di kawasan Bau.

Sarawak Dorong Percepatan Izin Bus Lintas Negara Kuching–Putussibau

BERIKABARNEWS l LUBOK ANTU – Pemerintah Sarawak mendorong...

Menteri Perhubungan Sarawak Lee Kim Shin meninjau ICQS Lubok Antu untuk mempercepat operasional bus lintas negara rute Kuching–Putussibau.

10 Ton Daging Beku Ilegal Tujuan Kalbar Digagalkan di Perbatasan Serikin

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Upaya penyelundupan lebih dari...

Aparat keamanan Malaysia mengamankan truk bermuatan 511 karton atau lebih dari 10 ton daging beku ilegal di kawasan perbatasan Serikin, Sarawak, yang diduga akan masuk ke Kalimantan Barat.

Kebakaran Hebat Ludeskan Rumah Panjang 23 Pintu di Samalaju Sarawak

BERIKABARNEWS l SAMALAJU – Kebakaran hebat melanda sebuah...

Petugas JBPM Sarawak memadamkan kebakaran hebat yang menghanguskan rumah panjang 23 pintu di Samalaju, Sarawak.

Selundupkan Delapan WNI ke Malaysia, Pria Indonesia Berakhir di Balik Jeruji

BERIKABARNEWS l LUNDU – Aksi seorang warga negara...

Mahkamah Tinggi Malaysia menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada WNI berinisial R dalam kasus penyelundupan delapan warga negara Indonesia ke Sarawak.

Kalbar Diundang Tampilkan Produk Unggulan pada Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu Sarawak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Delegasi Kalbar diundang mengikuti Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu (NTFP) Zon Selatan di Plaza Merdeka, Kuching, Sarawak, Malaysia.

berita terkini