Tekan Penggunaan Kendaraan Pribadi, Pemkot Pontianak Siapkan Layanan BTS

⁠Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak Yuli Trisna Ibrahim tengah memaparkan rencana penerapan layanan angkutan massal berbasis jalan dengan skema Buy The Service (BTS)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus mematangkan rencana penerapan layanan angkutan massal berbasis jalan melalui skema Buy The Service (BTS) sebagai upaya menekan penggunaan kendaraan pribadi sekaligus mengurangi kemacetan di wilayah perkotaan. Rencana tersebut dibahas dalam kegiatan Konsultasi Publik Persiapan Layanan Angkutan Massal Berbasis Jalan yang digelar di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (18/12/2025).

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyampaikan bahwa Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat memiliki peran strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, dan jasa. Kondisi ini menuntut ketersediaan sistem transportasi publik yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Transportasi merupakan urat nadi pergerakan ekonomi dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, Kota Pontianak perlu memiliki sistem transportasi publik yang aman, lancar, ramah lingkungan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Amirullah menjelaskan, perencanaan transportasi Kota Pontianak telah diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029, dengan mengusung visi pengembangan transportasi berbasis green mobility.

“Salah satu langkah strategis yang sedang disiapkan adalah penyusunan Dokumen Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) sebagai landasan pengembangan sistem transportasi yang komprehensif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, menuturkan bahwa penerapan skema BTS merupakan bagian dari kebijakan nasional yang didorong oleh Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan umum di perkotaan.

“Melalui skema Buy The Service, pemerintah bertindak sebagai penyedia layanan, sedangkan operator dibayar berdasarkan kinerja. Skema ini diharapkan mampu menghadirkan angkutan umum yang aman, nyaman, terjangkau, dan berkeselamatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sektor transportasi di Kota Pontianak saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan infrastruktur, belum optimalnya integrasi antarmoda, hingga menurunnya minat masyarakat terhadap angkutan umum konvensional seiring berkembangnya transportasi berbasis daring.

“Karena itu, peninjauan ulang jaringan trayek angkutan kota menjadi penting agar selaras dengan pola pergerakan masyarakat, tata guna lahan, serta kondisi jaringan jalan yang ada,” katanya.

Baca Juga : Pontianak Perkuat Upaya Percepatan Penurunan Stunting melalui Reviu Kinerja Tahunan 2025

Trisna menegaskan, penyelenggaraan angkutan massal berbasis jalan nantinya akan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 27 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal, yang mencakup aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan.

Melalui konsultasi publik ini, Pemkot Pontianak berharap dapat menghimpun masukan konstruktif dari para pemangku kepentingan dan masyarakat sebagai bahan penyempurnaan perencanaan penerapan layanan BTS.

“Dokumen TATRALOK, rencana umum jaringan trayek, evaluasi kinerja sarana dan prasarana, serta kajian dampak sosial diharapkan menjadi pedoman agar penyelenggaraan angkutan massal berbasis jalan di Kota Pontianak dapat berjalan efektif, efisien, dan terorganisir secara sistematis,” pungkasnya. *

 

Prokopim

Taman Parit Nanas Pontianak Dibenahi, Penerangan Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kota Pontianak tentang APBD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2027, Senin (2/11/2026).

83 Kontingen PGRI Pontianak Ikuti Porsenijar Kalbar 2026, Edi Targetkan Juara Umum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 83 orang kontingen...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melepas 83 kontingen PGRI Pontianak yang akan mengikuti Porsenijar Kalbar 2026 di Singkawang.

49.351 Pelajar Pontianak Punya Tabungan, Sampah Jadi Saldo SimPel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 49.351 rekening Simpanan...

Sosialisasi program Simpanan Pelajar dan bank sampah mini di SDN 15 Pontianak Selatan, Senin (2/11/2026).

Operasi Patuh Kapuas 2026, Polresta Pontianak Tindak 39 Pelanggar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas)...

Petugas Satlantas Polresta Pontianak mengamankan sepeda motor dalam penertiban knalpot brong dan balap liar pada Operasi Patuh Kapuas 2026. (Foto: Res-Ptk)

Pejabat Pemkot Pontianak Adu Kreasi Masak Asam Pedas, Pererat Silaturahmi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana berbeda terlihat di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat beraksi dalam Lomba Masak yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Pontianak di halaman PMI Kota Pontianak, Minggu (1/11/2026) pagi.

2.000 Pacer Ramaikan Slow Jogging Pontianak, Edi Wacanakan Tambah CFD

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 2.000 pacer memeriahkan...

Sebanyak 2.000 pacer meramaikan Slow Jogging dalam rangka Hari Jadi ke-255 Pontianak, Minggu (1/10/2026).

berita terkini