BERIKABARNEWS l – Menjelang akhir tahun, film melodrama Korea If Us hadir menyuguhkan kisah cinta yang manis sekaligus pahit. Film ini mengangkat realita hubungan anak muda yang perlahan retak saat berhadapan dengan tuntutan hidup. Disutradarai Kim Do-young, pembuat Kim Ji-young, Born 1982, If Us merupakan remake Korea dari film Tiongkok Us in the Far Future (2018).
Dibintangi Koo Kyo-hwan dan Moon Ga-young, film berdurasi 113 menit ini dijadwalkan tayang perdana pada 31 Desember, dan diprediksi menjadi salah satu film penutup tahun yang paling emosional.
Sinopsis If Us: Ketika Kenangan Lama Kembali Terbuka
Kisah If Us dimulai di masa kini, saat seorang pria dan wanita bertemu kembali secara tak terduga dalam penerbangan dari Ho Chi Minh menuju Seoul. Pertemuan singkat tersebut menjadi pemantik kenangan masa lalu yang pernah mereka bagi bersama.
Eun-ho (Koo Kyo-hwan) dan Jeong-won (Moon Ga-young) pertama kali bertemu saat masih mahasiswa di sebuah terminal bus. Eun-ho bercita-cita menjadi pengembang game, sementara Jeong-won, seorang yatim piatu yang memimpikan masa depan sebagai arsitek. Dari pertemuan sederhana itu, tumbuh cinta yang polos dan penuh harapan.
Cinta Muda yang Diuji Kenyataan Hidup
Hubungan mereka berkembang dari sahabat menjadi kekasih, terutama ketika Jeong-won harus menghadapi kegagalan cinta dan kerasnya hidup di goshiwon. Salah satu momen paling berkesan terjadi saat Jeong-won pindah ke rumah Eun-ho. Dengan membuka tirai jendela dan membiarkan cahaya masuk, Eun-ho berkata, “Sekarang kamu memiliki segalanya.”
Namun seiring waktu, realita mulai berbicara. Tekanan ekonomi, mimpi yang tak tercapai, serta kelelahan emosional perlahan menggerus hubungan mereka. If Us dengan jujur menggambarkan bagaimana cinta yang tulus di usia 20-an bisa retak saat harus berhadapan dengan kenyataan hidup yang pahit.
Baca Juga : Comeback Sang Kapten, Chris Evans Resmi Balik ke MCU
Nostalgia Kuat dan Akting yang Menyentuh
Daya tarik utama If Us terletak pada nuansa nostalgia yang kuat. Kim Do-young menggunakan visual hitam-putih untuk menandai garis waktu masa kini, sementara adegan masa lalu dibalut suasana awal 2000-an dengan estetika ala Cyworld.
Nuansa melankolis semakin terasa lewat soundtrack ikonik “Love is Like Spring Rain… Breakup is Like Winter Rain” karya Im Hyun-jung.
Dari sisi akting, chemistry Koo Kyo-hwan dan Moon Ga-young tampil natural dan emosional. Koo Kyo-hwan menghadirkan Eun-ho sebagai sosok penuh kasih namun rapuh, sementara Moon Ga-young memerankan Jeong-won dengan ketulusan yang kikuk namun menyentuh.
Tanpa melodrama klise atau tokoh antagonis, If Us mengajak penonton memahami kedua sisi cerita. Perpisahan yang terjadi pun terasa manusiawi, dekat, dan sulit untuk sepenuhnya menyalahkan siapa pun. *
Sumber :
News1.kr
