BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Atlet junior dan senior Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Pontianak terus mematangkan persiapan menghadapi sejumlah agenda penting sepanjang tahun 2026.
Ketua PASI Kota Pontianak, Ramli Ramlan, mengatakan para atlet saat ini fokus menjalani latihan intensif untuk menghadapi Pontianak Atletik Open 2026, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Kalimantan Barat, hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) atletik di akhir tahun.
“Ada beberapa agenda besar atletik tahun ini. Sebagai persiapan, atlet junior dan senior menjalani latihan intensif. Targetnya tentu memberikan yang terbaik untuk Kota Pontianak,” ujar Ramli, Selasa (14/4).
Ramli yang juga pelatih klub atletik CRC dan OAC menjelaskan, program latihan dilakukan rutin dua kali sehari, pagi dan sore. Materi yang diberikan mencakup peningkatan kecepatan, kekuatan fisik, serta teknik di berbagai nomor atletik.
Ia optimistis, para atlet Pontianak mampu meraih prestasi dalam tiga ajang bergengsi tersebut.
Dalam waktu dekat, Pontianak Atletik Open 2026 akan menjadi ajang awal pembuktian. Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari tingkat usia dini hingga mahasiswa dan umum.
Beberapa nomor yang dilombakan antara lain lari cepat, estafet mix, jalan cepat, lompat jauh, hingga tolak peluru. Ramli menilai peluang atlet Pontianak untuk berprestasi di nomor-nomor tersebut cukup besar.
Menurutnya, atletik merupakan olahraga yang terukur. Catatan waktu dan performa atlet menjadi indikator utama dalam menentukan hasil pertandingan.
“Kalau catatan waktunya bagus, peluang menang juga besar. Tinggal bagaimana atlet menjaga performa saat bertanding,” jelasnya.
Baca Juga : Pahlawan Kemanusiaan, 63 Pendonor Terima Penghargaan PMI Pontianak
Namun demikian, ia menekankan bahwa faktor mental menjadi kunci penting. Tidak jarang atlet yang tampil baik saat latihan justru tidak mampu mencapai target ketika berada di arena pertandingan.
“Sering ada atlet yang latihannya bagus, catatan waktunya cepat, tapi saat bertanding justru meleset. Ini karena faktor mental,” ujarnya.
Karena itu, selain fokus pada fisik dan teknik, pembinaan mental juga menjadi bagian penting dalam latihan. Dengan mental juara, para atlet diharapkan siap tampil maksimal di berbagai level kompetisi, mulai dari daerah hingga nasional bahkan internasional.*
