BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menilai Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kecamatan memiliki peran penting dalam menjaring dan melahirkan bibit unggul qari dan qariah di Kota Pontianak.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka MTQ ke-34 tingkat Kecamatan Pontianak Utara di halaman Kantor Camat Pontianak Utara, Sabtu (16/5/2026).
Menurut Bahasan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa MTQ masih menjadi kegiatan keagamaan yang mendapat perhatian besar dari warga di setiap kecamatan.
Bahasan mengapresiasi kemeriahan pembukaan MTQ ke-34 Kecamatan Pontianak Utara yang diikuti kafilah dari empat kelurahan.
Ia menyebut suasana acara semakin semarak dengan penampilan drum band dan dukungan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
“Pembukaan MTQ ke-34 di Kecamatan Pontianak Utara ini sangat meriah. Kehadiran masyarakat luar biasa, ada drum band dan kafilah dari empat kelurahan. Ini bukti nyata antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Walikota Edi Ajak Warga Perkuat Silaturahmi Lewat Syiar Sholawat 40
Menurut Bahasan, MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membangun motivasi masyarakat agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong anak-anak, remaja, hingga orang tua untuk terus belajar membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga pelaksanaan MTQ di Pontianak Utara ini membawa motivasi kepada masyarakat, mulai dari anak usia dini, remaja, dewasa hingga orang tua, untuk terus mengamalkan Al-Qur’an,” katanya.
Kepada seluruh peserta, Bahasan berpesan agar mengikuti perlombaan dengan tertib, sportif, dan penuh semangat.
Ia juga mendorong peserta terus mengasah kemampuan agar kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an semakin baik.
“Ikuti kontestasi MTQ ini secara sportif, tidak ada hal-hal negatif, tetap tertib dan terus semangat mengasah diri agar semakin baik,” pesannya.
Baca Juga : Layanan Jemput Bola Bapenda di PRP, Warga Bisa Bayar PBB-P2 Bebas Denda
Selain itu, Bahasan meminta dewan juri memberikan penilaian secara objektif dan menjunjung tinggi sportivitas agar MTQ benar-benar menghasilkan peserta terbaik.
“Kami berharap dewan juri memberikan penilaian secara objektif, tanpa hal-hal subjektif. Dengan begitu, MTQ kecamatan ini bisa menghasilkan bibit-bibit unggul yang benar-benar berkualitas,” tegasnya.
Bahasan berharap para juara MTQ tingkat kecamatan dapat terus dibina agar mampu membawa nama baik Kota Pontianak di ajang yang lebih tinggi, termasuk MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
Ia menegaskan Kota Pontianak tetap menargetkan prestasi terbaik pada MTQ tingkat provinsi.
“Targetnya tetap juara umum. Walaupun Pontianak sering juara dua, target kita tetap menjadi yang terbaik,” pungkasnya.*
