Band HOPE! Hadirkan H.O.M.E., Single Berbahasa Inggris Pertama yang Sarat Makna

Personel band HOPE! asal Pontianak memperkenalkan single terbaru H.O.M.E., karya berbahasa Inggris pertama yang mengangkat tema kerinduan dan makna tempat pulang.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Band alternative rock asal Pontianak, HOPE!, kembali menyapa penikmat musik independen dengan merilis single terbaru berjudul H.O.M.E. pada 1 Juli 2026. Lagu ini menjadi karya ketiga mereka sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan bermusik HOPE! karena menjadi single berbahasa Inggris pertama yang pernah mereka rilis.

Kehadiran H.O.M.E. melanjutkan perjalanan musikal HOPE! setelah sebelumnya merilis Tercerna Masa pada 2022 dan Timur pada 2024. Band yang digawangi Galih (vokal), Eka (gitar), Noval (gitar), Edho (bass), dan Hafel (drum) itu mencoba menghadirkan nuansa baru tanpa meninggalkan identitas musik alternative rock yang selama ini mereka usung.

Melalui H.O.M.E., HOPE! mengeksplorasi lirik berbahasa Inggris dengan balutan musik alternative rock yang diperkaya distorsi gitar ringan. Aransemen tersebut sengaja dibuat agar terdengar hangat dan mudah dinikmati oleh berbagai kalangan pendengar.

Pemilihan bahasa Inggris bukan sekadar eksperimen musikal. Band ini juga ingin menyampaikan pesan yang lebih universal mengenai makna “rumah” sebagai tempat kembali ketika seseorang menghadapi berbagai dinamika kehidupan.

“Semua dari kita butuh tempat untuk pulang,” ujar Galih, vokalis sekaligus penulis lirik H.O.M.E..

Menurut Galih, rumah dalam lagu tersebut tidak selalu dimaknai sebagai sebuah bangunan. Lebih dari itu, rumah adalah simbol kenyamanan, harapan, dan tempat seseorang merasa diterima di tengah perjalanan hidup.

Baca Juga : Sukses Lancar Rezeki Sukses Tangkap Maling di Pontianak

Melalui H.O.M.E., HOPE! ingin menghadirkan lagu yang dapat mewakili perasaan banyak orang tentang kerinduan kepada keluarga, kampung halaman, maupun sosok yang dianggap sebagai tempat pulang.

Gitaris HOPE!, Eka, mengatakan setiap personel berharap lagu tersebut mampu menjadi teman bagi pendengar yang sedang menghadapi berbagai fase kehidupan.

“Kami berharap karya kami bisa mewakili setiap keresahan dan kerinduan yang banyak dari kita rasakan,” ujarnya.

Dengan lirik yang sederhana dan aransemen yang emosional, H.O.M.E. diharapkan dapat lebih mudah diterima sekaligus menghadirkan pengalaman mendengarkan yang hangat dan penuh makna.

Perilisan H.O.M.E. juga menjadi penanda dimulainya proyek yang lebih besar. Saat ini HOPE! tengah menyelesaikan pengerjaan EP (mini album) perdana mereka, dan H.O.M.E. dipastikan menjadi salah satu lagu yang akan mengisi album tersebut.

Baca Juga : Djaya Kopitiam Lebarkan Sayap ke Singkawang, Bobon Santoso Jadi Pelanggan Pertama

Single ini telah tersedia di berbagai platform musik digital. Dalam waktu dekat, HOPE! juga berencana merilis video lirik untuk melengkapi pengalaman para pendengarnya.

HOPE! dibentuk di Pontianak pada akhir 2019 oleh Galih dan Eka yang memiliki kecintaan terhadap musik alternative rock dan britpop.

Sejak awal berdiri, band ini menjadikan musik sebagai medium untuk menyampaikan cerita tentang kehidupan, fenomena sosial, hingga pengalaman pribadi yang dekat dengan keseharian masyarakat.

Bagi kelima personelnya, setiap lagu yang diciptakan bukan hanya menjadi karya musik, tetapi juga jejak yang ingin mereka tinggalkan sebagai bentuk ekspresi dan refleksi kehidupan.**

Idol Group Pontianak SEICA Siap Buka Babak Baru Lewat ‘Senyuman Pertama’

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Idol group Pontianak SEICA...

Idol Group Pontianak SEICA memperkenalkan single “SENYUMAN PERTAMA”.

LAS! Kembali dengan ’21st Century of Troubadour’, Album tentang Perjalanan dan Refleksi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Band indigenous rock asal...

LAS! band indigenous rock asal Pontianak merilis album 21st Century of Troubadour.

Setelah 10 Tahun, Sidepony Lanjutkan Perjalanan Musik Lewat ‘September’

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Setelah lebih dari 10...

Sidepony merilis single terbaru berjudul “September” setelah lebih dari 10 tahun.

Manggung Di Muara Hidupkan Tepian Sungai Kuching, Hadirkan Musisi Tiga Negara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Tepian Sungai Sarawak di...

Manggung Di Muara akan menghadirkan musisi Indonesia, Malaysia, dan Brunei di Kuching Waterfront Esplanade.

Meet On Friday, Band Metalcore Modern asal Pontianak Rilis Single Perdana ‘Sabda’

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Band metalcore modern asal...

Meet On Friday, band metalcore modern asal Pontianak yang merilis single perdana berjudul Sabda.

Band Lintas Negara COUPPON Perkenalkan Single Perdana

BERIKABARNEWS l KUCHING – Band indie alternative COUPPON...

Personel band lintas negara COUPPON asal Kuching dan Pontianak saat memperkenalkan single perdana "Merugilah".

berita terkini