Bareskrim Sita 9 Ton Daging Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran

Ilustrasi tumpukan daging beku impor dalam kemasan di dalam truk pendingin yang diamankan polisi karena kedaluwarsa.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) menggagalkan peredaran sekitar 9 ton daging beku impor yang telah kedaluwarsa. Daging tidak layak konsumsi tersebut diamankan dalam operasi yang dilakukan di Jakarta pada Minggu (8/3/2026).

Pengungkapan ini dilakukan untuk mencegah daging berbahaya tersebut beredar di pasar dan dikonsumsi masyarakat, terutama saat permintaan bahan pangan meningkat menjelang Lebaran.

Kepala Satuan Reserse Mobile Bareskrim Polri, Teuku Arsya Khadafi, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari pengintaian terhadap aktivitas distribusi logistik pangan yang mencurigakan.

Petugas kemudian menghentikan tiga unit truk yang diduga membawa muatan daging beku impor dalam jumlah besar.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kami mengamankan tiga unit truk yang mengangkut daging beku impor kedaluwarsa. Total berat daging yang disita mencapai sekitar 9 ton,” ujar Arsya dalam keterangan resminya.

Saat ini, para terduga pelaku bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penyidik masih mendalami asal-usul daging impor tersebut serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan distribusi lain yang terlibat dalam peredaran produk pangan kedaluwarsa tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para terduga pelaku dan mendalami kemungkinan adanya jaringan distribusi lain,” tambahnya.

Baca Juga : Modus Mobil Mewah, Penyelundupan 25 Kg Sabu di Pelabuhan Patimban Digagalkan

Penindakan ini menjadi bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menjaga keamanan pangan masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Polri saat ini juga tergabung dalam Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang bertugas mengawasi stabilitas harga serta kualitas bahan pokok di pasaran.

Masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli produk pangan, terutama daging, dengan memeriksa kondisi fisik dan tanggal kedaluwarsa.

Jika menemukan indikasi pelanggaran atau kualitas pangan yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang.*

 

Sumber :

TBNews

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 63 WNI dan PMI Bermasalah dari Sarawak

BERIKABARNEWS l TEBEDU – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 63 WNI dan PMI bermasalah dari Sarawak melalui Tebedu menuju PLBN Entikong. (KJRI Kuching)

29 Kg Emas Ilegal Gagal Diselundupkan, Bea Cukai Ungkap Modus Pelaku

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan...

Bea Cukai mengungkap penyelundupan 29 kilogram emas ilegal di empat bandara. (Dok. Bea Cukai)

Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo...

Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara. (Foto: BPMI Setpres)

622 Personel Cari 129 Penumpang Virgo Transport 8 yang Hilang

BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Sebanyak 622 personel SAR...

Tim SAR mencari korban kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. (Foto: Basarnas)

Kapal Rute Surabaya-Banjarmasin Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Digelar

BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Kapal Motor (KM) Virgo...

KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. (instagram.com/pt.virgokaryashipping)

BMKG Catat Ribuan Hotspot, Risiko Karhutla Masih Tinggi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

Titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia di tengah musim kemarau. (Kemenhut)

berita terkini