Bea Cukai dan Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Petugas Bea Cukai dan Bareskrim Polri mengamankan ratusan karung pasir timah ilegal hasil penyelundupan di perairan Kepulauan Riau.

BERIKABARNEWS l KEPULAUAN RIAU – Sinergi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 16 ton pasir timah ilegal di perairan Berakit, Kepulauan Riau, yang diduga akan dikirim ke Malaysia.

Operasi gabungan tersebut dilakukan pada Selasa (24/2/2026) setelah aparat menerima informasi intelijen terkait pergerakan kapal yang membawa muatan pasir timah dari wilayah Bangka menuju Malaysia melalui jalur laut Kepulauan Riau.

Berdasarkan laporan yang diterima pada Senin (23/2), tim gabungan segera melakukan pemetaan posisi kapal yang dicurigai. Sehari kemudian, petugas mendeteksi sebuah kapal bergerak ke arah utara dengan muatan mencurigakan.

Tim langsung melakukan pengejaran di tengah laut hingga akhirnya berhasil menghentikan kapal tersebut di perairan Berakit. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan muatan pasir timah dalam jumlah besar.

“Tim mengejar dan menghentikan kapal tersebut sebelum akhirnya mengamankan seluruh muatan ilegal untuk proses lebih lanjut,” demikian keterangan resmi tim gabungan.

Dari hasil pemeriksaan di atas kapal, petugas menemukan 319 karung pasir timah. Masing-masing karung diperkirakan memiliki berat sekitar 50 kilogram sehingga total muatan mencapai sekitar 16 ton.

Nilai barang bukti pasir timah ilegal tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp3,2 miliar. Saat ini kapal beserta muatannya telah diamankan di pangkalan Bea Cukai untuk proses penyidikan dan pengujian laboratorium lebih lanjut.

Baca Juga : BNN RI Bongkar Laboratorium Narkoba Mephedrone Jaringan Rusia di Gianyar Bali

Penggagalan penyelundupan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam melindungi penerimaan negara dari praktik ekspor ilegal sumber daya alam.

Selain merugikan negara secara ekonomi, aktivitas pertambangan dan pengiriman timah ilegal juga berpotensi merusak lingkungan serta menghilangkan potensi nilai tambah yang seharusnya dapat diolah di dalam negeri.

Pemerintah menegaskan bahwa sinergi antara Bea Cukai dan aparat penegak hukum akan terus diperkuat, terutama di wilayah perbatasan yang rawan menjadi jalur perdagangan ilegal, guna menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia.*

KPK Dalami Korupsi Komisi Asuransi PT Pelni, Empat Tersangka Ditahan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Empat tersangka kasus dugaan korupsi komisi asuransi PT Pelni dan Jasindo saat menjalani penahanan di Gedung Merah Putih KPK.

Kopilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Diduga Selundupkan 26 Kg Ekstasi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Aparat gabungan Bea Cukai...

Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 26 kilogram ekstasi dan sabu dalam kasus penangkapan kopilot Malaysia Airlines di Bandara Soekarno-Hatta.

Satgas TMMD Bersama Warga Taklukkan Medan Terjal untuk Sukseskan Pengecoran Jalan

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Satgas TMMD Reguler ke-129...

Satgas TMMD bersama warga menarik arko berisi material saat melintasi medan terjal untuk mendukung pengecoran jalan di Desa Watuduwur, Purworejo.

Pasokan Air Terjaga, Pengecoran Jalan TMMD Reguler 129 di Watuduwur Berjalan Lancar

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Pasokan air untuk mendukung...

Kapten Inf Eko Setiawan memastikan pasokan air untuk pengecoran jalan TMMD Reguler ke-129 tetap lancar.

Satgas TMMD dan Warga Kompak Manfaatkan Kayu Bercabang untuk Angkut Material di Medan Terjal

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Kekompakan anggota Satgas TMMD...

Anggota Satgas TMMD bersama warga menarik arko bermuatan material menggunakan kayu bercabang di medan terjal Desa Watuduwur, Purworejo.

MK Minta Pemerintah Pisahkan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana Pendidikan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) meminta...

Distribusi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada peserta didik.

berita terkini