Border Temajuk-Teluk Melano Resmi Dibuka Agustus 2026

Border Temajuk-Teluk Melano, Sambas, yang resmi dibuka pada Agustus 2026 sebagai jalur perlintasan Indonesia-Malaysia.

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Border Temajuk-Teluk Melano dipastikan resmi dibuka pada Agustus 2026, menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat di kawasan perbatasan Kalimantan Barat. Jalur lintas batas yang menghubungkan Kabupaten Sambas, Indonesia, dengan Teluk Melano, Malaysia, ini akan mulai melayani perlintasan orang dan barang secara penuh pada pekan keempat Agustus mendatang.

Pembukaan border Temajuk-Teluk Melano dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Selain mempermudah mobilitas masyarakat, jalur ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru melalui peningkatan perdagangan, pariwisata, dan aktivitas sosial lintas negara.

Kepastian operasional tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, setelah melakukan koordinasi intensif bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Salah satu perubahan penting dalam pembukaan border Temajuk-Teluk Melano adalah peningkatan status menjadi Pos Lintas Batas (PLB) Tipe D. Status baru ini memberikan akses yang lebih luas dibanding sebelumnya.

Jika sebelumnya jalur lintas batas hanya diperuntukkan bagi warga lokal Kecamatan Paloh dan Teluk Melano, kini masyarakat dari luar daerah juga diperbolehkan melintas asalkan memiliki paspor dan memenuhi persyaratan administrasi keimigrasian.

Menurut Fery, perubahan status tersebut menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

“Bukan hanya masyarakat Kecamatan Paloh, kini warga dari luar daerah juga bisa melintas menggunakan paspor. Ini langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan, hingga sektor pariwisata di Kabupaten Sambas,” ujarnya.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tinjau PLB Temajuk, Perbatasan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

Dengan kebijakan baru ini, border Temajuk-Teluk Melano dinilai berpotensi menjadi jalur alternatif strategis menuju Malaysia, termasuk ke Kuching.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, sebelumnya telah meninjau kesiapan PLB Temajuk. Ia menegaskan pembukaan kembali jalur perbatasan ini harus dilakukan dengan persiapan matang, tertib, dan terukur.

Menurutnya, pembukaan border bukan hanya soal akses transportasi, tetapi juga peluang besar bagi masyarakat lokal untuk menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.

“Kita ingin masyarakat perbatasan menjadi aktor utama dari tumbuhnya aktivitas ekonomi di kawasan ini,” tegasnya.

Meski border Temajuk-Teluk Melano resmi dibuka Agustus 2026, jalur ini masih belum melayani perlintasan kendaraan roda empat.

Baca Juga : Kios Informasi IHH Healthcare Malaysia Hadir di Pontianak

Fery menjelaskan, hal tersebut karena status fasilitas masih berupa PLB dan belum meningkat menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Untuk membuka akses kendaraan roda empat, diperlukan peningkatan status administratif, infrastruktur pendukung, serta dukungan lintas kementerian, termasuk Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Masyarakat yang memiliki paspor sudah bisa melintas, termasuk menuju Kuching. Namun kendaraan roda empat belum bisa melintas karena statusnya belum menjadi PLBN,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sambas optimistis border Temajuk-Teluk Melano akan menjadi gerbang strategis yang mempercepat pembangunan wilayah terluar Indonesia.

Selain memperlancar mobilitas masyarakat, keberadaan jalur ini diyakini mampu mempererat hubungan sosial, budaya, dan perdagangan antara Indonesia dan Malaysia.

Border Temajuk-Teluk Melano juga diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.**

Gubernur Ria Norsan Dukung IAIN Pontianak Beralih Status Menjadi UIN

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima Rektor IAIN Pontianak Prof. Wajidi Sayadi membahas rencana alih status menjadi UIN.

Karhutla Mengancam, 1.483 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ancaman kebakaran hutan dan...

Pantauan 1.483 hotspot di Kalimantan Barat yang meningkatkan ancaman karhutla.

Ria Norsan-Khofifah Dorong Perdagangan Jatim-Kalbar Makin Luas

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Ria Norsan menyambut Khofifah Indar Parawansa dalam agenda Misi Dagang Jatim-Kalbar di Bandara Supadio.

Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Gubernur Ria Norsan Perkuat Kesiapsiagaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Luas lahan terbakar akibat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti rapat koordinasi penanganan karhutla secara virtual.

Gubernur Ria Norsan Sampaikan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026, Pendapatan Kalbar Naik Rp5,76 Triliun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan perubahan KUA-PPAS APBD 2026 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar.

Pemprov Kalbar Buka Beasiswa Non-Akademik 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Ilustrasi - Pemprov Kalbar membuka pendaftaran Beasiswa Non-Akademik 2026 bagi mahasiswa berprestasi.

berita terkini