BERIKABARNEWS l SANGGAU – Sebuah rumah semi permanen di Lingkungan Doku, RT 006, Kelurahan Sei Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, terbakar pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 20.20 WIB. Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Wanto (45) itu diduga dipicu kebocoran pada kepala tabung gas saat digunakan untuk memasak.
Beruntung, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam berkat respons cepat tim gabungan, sehingga tidak sempat merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Safardy (13) sedang memasak menggunakan kompor gas. Tiba-tiba api muncul dari bagian kepala tabung gas yang diduga mengalami kebocoran.
Safardy sempat berupaya memadamkan api. Namun kobaran terus membesar hingga akhirnya ia berlari keluar rumah sambil meminta pertolongan warga. Api kemudian dengan cepat membakar bangunan karena di dalam rumah terdapat material yang mudah terbakar, seperti gabus dan plastik.

Baca Juga : Pohon Tumbang Hantam Minibus di Depan Qubu Resort, Lima Orang Selamat
Menerima laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Damkar Kabupaten Sanggau, Damkar Yayasan Bhakti Sentosa, BPBD, Manggala Agni Sanggau, KPH Sanggau Timur, personel Polres Sanggau, Polsek Kapuas, Koramil Kapuas, serta warga sekitar langsung melakukan pemadaman.
Berkat koordinasi seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.54 WIB.
Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, S.H., mengatakan respons cepat petugas bersama masyarakat berhasil mencegah api meluas ke bangunan lain. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materiil masih didata.
“Begitu informasi diterima, personel bersama unsur terkait langsung bergerak ke lokasi. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan dukungan masyarakat, sehingga api dapat segera dikendalikan. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” ujar Iptu Marianus.
Baca Juga : Karhutla Mengancam hingga September, Kubu Raya Perketat Upaya Pencegahan
Meski dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung gas, polisi menegaskan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan.
“Untuk penyebab pastinya masih perlu dilakukan pemeriksaan. Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum proses investigasi selesai. Unit Reskrim Polsek Kapuas akan berkoordinasi dengan Inafis Satreskrim Polres Sanggau untuk memastikan penyebab kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan,” tegasnya.
Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan dari dua saksi, yakni Safardy (13) dan Mus (32). Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kompor beserta tabung gas sebelum digunakan untuk mencegah kebakaran serupa.*
