BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian itu berlangsung di halaman Kantor Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (9/7/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto.
Sukiryanto mengatakan, Gerakan Pangan Murah di Desa Kapur merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya digelar di Desa Rasau Jaya I.
Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program tersebut secara bertahap di desa-desa lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Insyaallah kegiatan seperti ini akan terus berlanjut di desa-desa lainnya demi memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh warga,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako yang berisi komoditas kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.
Baca Juga : Sertifikasi Halal UMKM Kubu Raya Wajib Berlaku Oktober, Pemkab Lakukan Pendataan
Menurut Sukiryanto, selisih harga paket sembako yang ditawarkan mencapai sekitar Rp21 ribu lebih murah dibandingkan harga normal di pasaran. Program ini diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Tujuan utama kegiatan ini tentu untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang ramah di kantong. Selisih harganya bisa mencapai sekitar Rp21 ribu per paket jika dibandingkan dengan harga pasaran,” jelasnya.
Selain membantu masyarakat, Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mengendalikan inflasi daerah.
Pemkab secara rutin memantau perkembangan harga berbagai komoditas strategis seperti beras, cabai, telur, gula pasir, dan minyak goreng.
Data tersebut kemudian dilaporkan setiap pekan kepada pemerintah pusat melalui rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hingga saat ini, kondisi harga bahan pokok di Kabupaten Kubu Raya dinilai masih relatif stabil.
Sukiryanto turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari agen, donatur, hingga sektor swasta yang berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah. Berkat kolaborasi tersebut, masyarakat yang hadir juga mendapatkan fasilitas makanan gratis yang disediakan panitia.
Baca Juga : Bupati Sujiwo Siapkan Hadiah Rp500 Juta untuk Lomba Desa Kubu Raya
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui program pasar murah, tetapi juga dengan memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama penyediaan pangan.
Pemkab Kubu Raya, lanjutnya, terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penyediaan sarana produksi seperti pupuk, pestisida, dan benih unggul.
Pemerintah juga mulai mengembangkan penerapan teknologi pertanian modern agar hasil panen petani semakin meningkat.
Selain itu, pendampingan kepada petani terus diperkuat agar sektor pertanian pangan tetap menjadi pilihan yang menjanjikan di tengah berkembangnya sektor perkebunan.
“Kami ingin sektor pertanian pangan tetap menjadi perhatian bersama. Dengan pendampingan yang tepat, kita optimistis produktivitas petani kita akan semakin meningkat dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga kokoh,” pungkas Sukiryanto.*
