Gubernur Ria Norsan Tegaskan Dukungan Kalbar untuk Penguatan Status IKN sebagai Pemdasus

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri malam ramah tamah bersama APPSI dan Komisi II DPR RI di IKN, menegaskan dukungan Kalbar terhadap percepatan regulasi dan penguatan status IKN sebagai Pemerintah Daerah Khusus. (MC Kalbar)

BERIKABARNEWS l IKN – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan regulasi dan penguatan status Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Pemerintah Daerah Khusus (Pemdasus). Hal itu disampaikannya saat menghadiri malam ramah tamah Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri, di IKN, Senin (10/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, para pemangku kepentingan membahas arah kebijakan dan sinkronisasi regulasi agar pembangunan IKN berjalan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022.

Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan komitmen pihaknya untuk mengawal pembangunan IKN dan mempercepat finalisasi regulasi terkait status Pemdasus.

Ia menekankan bahwa kejelasan jadwal perpindahan ASN, fungsionalisasi kawasan, dan regulasi Pemdasus menjadi kunci keberhasilan IKN.

“Pembangunan infrastruktur harus diikuti dengan blueprint yang jelas agar IKN benar-benar berfungsi optimal sebagai ibu kota politik dan pusat pemerintahan,” ujarnya.

Komisi II juga menyoroti pentingnya hubungan kerja antara Otorita IKN dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta pemerintah daerah sekitar, mengingat kawasan IKN berada di wilayah Kaltim.

Baca Juga : Gubernur Kalbar Dukung Percepatan Pembangunan IKN

Sementara itu, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada DPR RI dan pemerintah pusat atas komitmen dalam pembangunan strategis di Pulau Kalimantan.

“Kalbar mendukung penuh percepatan regulasi dan penguatan status Pemdasus IKN. Kami juga siap berkontribusi melalui penguatan visi Clean, Green, and Smart City sebagai wujud dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Ria Norsan menambahkan, keberadaan IKN diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan dampak positif bagi seluruh wilayah Kalimantan, termasuk Kalbar.

“Pembangunan IKN bukan hanya simbol pemerintahan baru, tetapi momentum memperkuat konektivitas dan kesejahteraan seluruh provinsi di Kalimantan,” tegasnya. *

 

Sumber :

MC Kalbar/InfoPublik.id

Tiba di Tanah Air, Gubernur Ria Norsan Sambut Jemaah Haji Kalbar di Batam

BERIKABARNEWS l BATAM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji Kalbar di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Wagub Krisantus Dorong Strategi Baru Genjot PAD Lewat SIKADA

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan memimpin FGD SIKADA untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Ungkap Pendapatan APBD Kalbar 2025 Melebihi Target

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

Pemprov Kalbar Gandeng AMSI Tingkatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson membuka kegiatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar untuk meningkatkan kepesertaan jaminan sosial pekerja.

Gubernur Ria Norsan Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Siap Harumkan Nama Daerah di Papua Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melepas Kontingen Pesparawi Kalbar yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat.

Gubernur Ria Norsan Tinjau PLB Temajuk, Perbatasan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

BERIKABARNEWS l TEMAJUK – Kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia di...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau kesiapan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas menjelang reaktivasi 2026.

berita terkini