Gudang Rokok Ilegal di Singkawang Digerebek, Ratusan Slop GATI Disita

Petugas Polres Singkawang menunjukkan ratusan slop rokok GATI hasil penggerebekan gudang rokok ilegal di Singkawang Utara.

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Satreskrim Polres Singkawang menggerebek sebuah gudang penyimpanan rokok ilegal di Jalan Semai, Komplek Green Land, Kelurahan Sungai Garam, Kecamatan Singkawang Utara. Dalam operasi tersebut, polisi menyita ratusan slop rokok merek GATI yang diduga menggunakan pita cukai tidak sesuai peruntukannya.

Penggerebekan dilakukan Unit II Tipidter Satreskrim Polres Singkawang pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 13.20 WIB setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan perumahan tersebut.

Dari lokasi, polisi mengamankan tiga orang berinisial OS, SC, dan MR yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi rokok ilegal di Singkawang dan sejumlah wilayah lain di Kalimantan Barat.

Selain itu, petugas juga menyita satu unit mobil Toyota Avanza Veloz warna silver metalik yang diduga digunakan untuk mendistribusikan rokok ilegal.

Barang bukti yang diamankan terdiri dari 286 slop dan lima bungkus rokok GATI Kretek Filter Bold, serta 473 slop dan sembilan bungkus rokok GATI Kretek Filter Premium.

Baca Juga : Knalpot Brong dan Balap Liar Jadi Sasaran Patroli Besar Polres Singkawang

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan rokok tersebut memang menggunakan pita cukai resmi. Namun, isi dan klasifikasi produknya tidak sesuai dengan tarif cukai yang tertera pada kemasan.

Polisi menduga modus tersebut sengaja dilakukan pelaku untuk menekan biaya produksi secara ilegal demi memperoleh keuntungan lebih besar.

Dari hasil interogasi sementara, rokok ilegal itu diketahui telah diedarkan ke sejumlah warung kelontong di Kota Singkawang hingga beberapa kabupaten lain di Kalimantan Barat.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengapresiasi keberhasilan Polres Singkawang dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merusak iklim usaha yang sehat.

“Manipulasi pita cukai merupakan tindak pidana serius yang dapat merugikan pendapatan negara dan pelaku usaha yang taat aturan,” ujarnya.

Saat ini, Polres Singkawang masih melengkapi berkas pemeriksaan sebelum melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke Kantor Bea Cukai Sintete untuk proses hukum lebih lanjut.

Polres Singkawang bersama instansi terkait juga berkomitmen memperketat pengawasan terhadap jalur distribusi barang ilegal, terutama di wilayah perbatasan dan pelabuhan rakyat yang rawan dimanfaatkan pelaku.**

Berpura-pura Menolong Pengendara, Dua Pria Ditangkap Terkait Curanmor

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Spartan Polsek Pontianak...

Tim Spartan Polsek Pontianak Barat menangani kasus dugaan pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura menolong korban.

Jalur Tikus Entikong Jadi Sasaran Penyelundupan Narkoba

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Jalur tikus di kawasan...

Satgas Pamtas Yonarmed 19 menyita 32,2452 kilogram sabu dan 4.867 pil ekstasi di jalur tikus kawasan perbatasan Entikong, Sanggau. (foto: Satgas Pamtas Yonarmed 19)

Curi Barang Senilai Rp10,3 Juta, Pria di Singkawang Ditangkap

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Unit Reskrim Polsek Singkawang...

Pelaku pencurian di Kelurahan Roban, Singkawang, diamankan polisi bersama barang bukti sepeda fixie hasil curian. (Foto: Res-Skw)

Dua Pembobol Gudang Shopee Sanggau Ditangkap di Pemakaman Tionghoa

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Polisi menangkap dua pria...

Polisi mengamankan dua terduga pelaku pembobolan gudang Shopee di Sanggau beserta barang bukti kendaraan dan alat yang disita. (Foto: Res-Sgu)

Polisi Bongkar Penyelewengan Pertalite Subsidi di Sambas

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Polisi mengamankan barang bukti kasus dugaan penyelewengan Pertalite subsidi di Sambas. (Foto: Res-Sbs)

Diduga Terlibat PETI di Sungai Sekayam, Pria 55 Tahun Diamankan

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pria berinisial LN...

Petugas kepolisian mengamankan peralatan pengolahan emas dalam penertiban dugaan PETI di Sungai Sekayam, Sanggau. (Foto: Res-Sgu)

berita terkini