Indonesia dan Uni Eropa Resmi Teken IEU-CEPA, Dorong Ekspor dan Investasi

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dan Komisioner Uni Eropa Maroš Šefčovič saat penandatanganan IEU-CEPA di Bali, 23 September 2025. (Humas Ekon)

BERIKABARNEWS l – Setelah hampir satu dekade proses perundingan, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya menandatangani kesepakatan substantif Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Perjanjian bersejarah ini menandai babak baru hubungan ekonomi Indonesia-Uni Eropa dan diproyeksikan mampu mendorong ekspor, investasi, serta penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Kesepakatan IEU-CEPA merupakan tindak lanjut pengumuman Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen pada Juli 2025 lalu di Belgia. Dengan penandatanganan ini, Indonesia menjadi negara ketiga di Asia Tenggara setelah Singapura dan Vietnam yang memiliki perjanjian dagang komprehensif dengan Uni Eropa.

Manfaat Ekonomi dari IEU-CEPA

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, liberalisasi pasar dalam IEU-CEPA mencakup barang, jasa, hingga investasi. Kedua pihak berkomitmen menghapus tarif untuk lebih dari 98% jenis produk dan 99% dari total nilai impor. Saat implementasi dimulai, 90,40% produk Indonesia langsung menikmati tarif 0% di Uni Eropa.

Produk unggulan ekspor Indonesia seperti minyak sawit, kopi, tekstil, alas kaki, dan furnitur diproyeksikan meningkat signifikan.

Selain itu, kesepakatan ini membuka peluang ekspor produk teknologi tinggi, termasuk smartphone dan perangkat telekomunikasi, sehingga mendorong diversifikasi ekspor nasional.

IEU-CEPA juga akan memperkuat fasilitasi perdagangan melalui penyederhanaan prosedur ekspor-impor serta kolaborasi lebih erat antar-otoritas pabean.

Baca Juga : Kemenperin Perkuat SDM Industri Sawit Lewat Pendidikan Vokasi

Investasi dan Ekonomi Digital

Uni Eropa merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia, terutama di sektor kimia, farmasi, industri makanan, perhotelan, dan perdagangan.

Dengan adanya IEU-CEPA, kepastian regulasi investasi akan meningkat, transfer teknologi lebih cepat, serta integrasi Indonesia dalam rantai pasok global semakin kuat.

Inovasi penting lainnya adalah perdagangan digital, sejalan dengan tren global dan inisiatif Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang diprakarsai Indonesia pada Keketuaan ASEAN 2023. Hal ini diproyeksikan akan memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital di kawasan.

Proyeksi Dampak Positif

Implementasi IEU-CEPA diperkirakan akan:

  • Meningkatkan ekspor Indonesia ke Uni Eropa hingga 60% pada tahap awal.
  • Menambah pendapatan nasional sebesar USD 2,8 miliar.
  • Menciptakan jutaan lapangan kerja baru, terutama di sektor padat karya.
  • Memberikan manfaat langsung bagi sekitar 5 juta tenaga kerja Indonesia.

Kesepakatan ini juga mendukung program pemerintah dalam membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta memberikan insentif fiskal untuk mendorong pertumbuhan inklusif.

Era Baru Hubungan Indonesia–Uni Eropa

Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maroš Šefčovič menyebut IEU-CEPA sebagai tonggak bersejarah yang melibatkan kolaborasi antara 723 juta penduduk Indonesia dan Uni Eropa dengan nilai ekonomi lebih dari USD 21 triliun.

“Dengan penandatanganan kesepakatan ini, dimulailah era baru hubungan ekonomi bilateral yang lebih adil, terbuka, dan berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga.

Turut hadir dalam penandatanganan di Bali antara lain para duta besar Uni Eropa, pejabat tinggi Kementerian/Lembaga, serta perwakilan dunia usaha. *

 

Ekon.go.id

Harga TBS Sawit Mulai Naik, Pemerintah Perketat Pengawasan Perusahaan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Harga Tandan Buah Segar...

Petani kelapa sawit sedang memanen tandan buah segar di perkebunan sawit Indonesia.

Kejaksaan Agung Berhasil Kembalikan Aset Eddy Tansil Rp51,6 Miliar ke Negara

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia...

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyerahkan hasil pemulihan aset Eddy Tansil senilai Rp51,6 miliar kepada Menteri Keuangan di BPA Fair 2026.

PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh Rabu 17 Juni 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama...

PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 berdasarkan hasil rukyatul hilal dan metode istikmal.

Pengendara Wajib Tahu, SIM Digital Bisa Jadi Pengganti SIM Fisik

BERIKABARNEWS l – Pengendara di Indonesia kini memiliki...

SIM digital melalui aplikasi Digital Korlantas di smartphone saat pemeriksaan oleh petugas kepolisian.

KPK Pastikan Lelang Aset Korupsi Transparan, Nilai Capai Rp311 Miliar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

KPK dan DJKN Kementerian Keuangan menyiapkan proses lelang aset rampasan korupsi secara transparan melalui sistem lelang online.

Ketersediaan Pertalite Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

BERIKABARNEWS l JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga...

Pengendara mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Pertamina saat proses distribusi bahan bakar berlangsung.

berita terkini