Insiden Siber 2025 Jadi Alarm, Indonesia Perkuat Pertahanan Digital

Ilustrasi keamanan siber Indonesia dengan tampilan jaringan digital dan simbol perlindungan data sebagai respons terhadap meningkatnya insiden siber sepanjang 2025. (Freepik)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Sepanjang tahun 2025, ruang digital Indonesia menghadapi ujian berat seiring meningkatnya insiden siber yang semakin canggih dan terorganisir. Beragam kasus, mulai dari manipulasi konten berbasis kecerdasan buatan hingga kebocoran data strategis, menjadi alarm serius bagi penguatan pertahanan digital nasional memasuki tahun 2026.

Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Pratama Persadha, menilai rangkaian insiden siber yang terjadi sepanjang 2025 menunjukkan bahwa ancaman digital kini berdampak langsung pada stabilitas sosial, ekonomi, dan kedaulatan negara.

“Ancaman siber tidak lagi sekadar persoalan teknis. Dampaknya nyata terhadap kepercayaan publik, aktivitas ekonomi, hingga keamanan nasional. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Pratama dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Sejumlah peristiwa menonjol sepanjang 2025 memperlihatkan eskalasi ancaman siber di Indonesia. Pada Januari, publik dikejutkan dengan beredarnya video deepfake Presiden Prabowo Subianto yang menawarkan bantuan dana fiktif. Insiden ini menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk manipulasi informasi berskala luas.

Pada Februari, kegaduhan ekonomi sempat terjadi akibat anomali nilai tukar Rupiah di Google Finance yang tercatat Rp8.170 per dolar AS. Ancaman kemudian berlanjut pada Maret dengan maraknya penggunaan Fake BTS yang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk membajak kode OTP perbankan.

Isu perlindungan data kembali mencuat pada Mei melalui polemik pemindaian iris mata oleh Worldcoin yang memicu kekhawatiran terhadap keamanan data biometrik warga. Memasuki Oktober, sorotan tertuju pada belum terbentuknya Badan Perlindungan Data Pribadi meskipun Undang-Undang PDP telah berlaku penuh. Puncaknya terjadi pada Desember, ketika laporan Cloudflare mencatat Indonesia sebagai salah satu sumber serangan DDoS terbesar di dunia.

Memasuki tahun 2026, CISSReC memproyeksikan ancaman siber akan semakin kompleks dengan kecerdasan buatan sebagai motor utama serangan. Modus phishing diperkirakan semakin masif dengan teknologi deepfake yang mampu meniru identitas, suara, dan visual secara meyakinkan.

Selain itu, serangan ransomware diprediksi menyasar rantai pasok digital dan layanan komputasi awan, sementara kegagalan perlindungan identitas digital masih menjadi celah utama kebocoran data. Tantangan kriptografi pasca-kuantum juga mulai mengemuka seiring pesatnya perkembangan teknologi komputasi kuantum yang berpotensi melemahkan sistem enkripsi konvensional.

Baca Juga : Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli

Menghadapi dinamika tersebut, Pratama menegaskan pentingnya langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pertahanan digital nasional. Pembentukan Badan Perlindungan Data Pribadi dinilai mendesak sebagai implementasi konkret Undang-Undang PDP dan upaya memperkuat kepercayaan publik di ruang digital.

“Keamanan siber adalah fondasi kedaulatan negara di era digital. Indonesia harus beralih dari pendekatan reaktif ke strategi yang preventif, terintegrasi, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, percepatan pengesahan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber serta penguatan peran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dinilai menjadi langkah penting agar Indonesia tidak hanya menjadi sasaran serangan, tetapi mampu tampil sebagai negara yang tangguh dan berdaulat di ruang siber global.*

 

Sumber :

InfoPublik.id

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sapudi, 231 Selamat dan 5 Meninggal Dunia

BERIKABARNEWS l SURABAYA – Tim SAR gabungan berhasil...

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

KPK Dalami Korupsi Komisi Asuransi PT Pelni, Empat Tersangka Ditahan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Empat tersangka kasus dugaan korupsi komisi asuransi PT Pelni dan Jasindo saat menjalani penahanan di Gedung Merah Putih KPK.

Kopilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Diduga Selundupkan 26 Kg Ekstasi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Aparat gabungan Bea Cukai...

Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 26 kilogram ekstasi dan sabu dalam kasus penangkapan kopilot Malaysia Airlines di Bandara Soekarno-Hatta.

Satgas TMMD Bersama Warga Taklukkan Medan Terjal untuk Sukseskan Pengecoran Jalan

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Satgas TMMD Reguler ke-129...

Satgas TMMD bersama warga menarik arko berisi material saat melintasi medan terjal untuk mendukung pengecoran jalan di Desa Watuduwur, Purworejo.

Pasokan Air Terjaga, Pengecoran Jalan TMMD Reguler 129 di Watuduwur Berjalan Lancar

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Pasokan air untuk mendukung...

Kapten Inf Eko Setiawan memastikan pasokan air untuk pengecoran jalan TMMD Reguler ke-129 tetap lancar.

Satgas TMMD dan Warga Kompak Manfaatkan Kayu Bercabang untuk Angkut Material di Medan Terjal

BERIKABARNEWS l PURWOREJO – Kekompakan anggota Satgas TMMD...

Anggota Satgas TMMD bersama warga menarik arko bermuatan material menggunakan kayu bercabang di medan terjal Desa Watuduwur, Purworejo.

berita terkini