Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Warga Pontianak

Dokter Nihayatus Solikhah saat memberikan sosialisasi dampak kabut asap bagi kesehatan di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau tidak hanya menimbulkan gangguan jarak pandang akibat asap, tetapi juga membawa dampak serius bagi kesehatan masyarakat. Warga Kota Pontianak menjadi salah satu kelompok yang turut merasakan langsung efek dari kabut asap yang menyelimuti wilayah perkotaan.

Asap kebakaran yang bercampur debu mengandung partikel halus serta berbagai zat berbahaya. Jika terhirup dalam waktu lama, paparan ini dapat mengganggu sistem pernapasan dan menurunkan daya tahan tubuh.

Dokter Nihayatus Solikhah menjelaskan bahwa di dalam asap kebakaran terdapat partikel berukuran sangat kecil yang mampu masuk hingga ke saluran pernapasan bagian dalam. Kondisi ini membuat kelompok tertentu menjadi lebih rentan terhadap dampak kesehatan.

“Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma, penyakit jantung, dan paru-paru merupakan kelompok yang paling berisiko terdampak kabut asap,” ungkap dr Nihayatus saat memberikan sosialisasi kepada sekitar 100 pasien RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Selasa (27/1/2026).

Ia menuturkan, paparan kabut asap dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari gangguan pernapasan hingga iritasi pada organ tubuh lainnya.

Gejala yang umum dirasakan antara lain iritasi mata, batuk, pilek, serta penurunan imunitas tubuh apabila paparan berlangsung dalam jangka waktu panjang.

“Kabut asap membawa partikel-partikel halus yang mudah masuk ke saluran pernapasan. Dampaknya bisa berupa iritasi mata, batuk, pilek, dan keluhan kesehatan lainnya, khususnya pada kelompok masyarakat yang rentan,” ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini RSUD SSMA belum mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang disebabkan oleh kabut asap.

Baca Juga : Aman Berpuasa bagi Diabetesi, Kenali Tanda Bahaya Sejak Dini

Menurut dr Nihayatus, sebagian besar pasien dengan keluhan ringan biasanya lebih dulu mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Data di RSUD SSMA belum menunjukkan lonjakan pasien ISPA akibat kabut asap. Kemungkinan besar pasien dengan keluhan ringan seperti iritasi mata, batuk, dan pilek lebih banyak ditangani di FKTP atau puskesmas,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr Nihayatus juga mengimbau masyarakat Kota Pontianak untuk meningkatkan kewaspadaan ketika kabut asap mulai muncul. Warga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak terlalu mendesak.

“Jika tidak ada keperluan yang sangat penting, sebaiknya beraktivitas di dalam rumah. Namun bila harus keluar, gunakan alat pelindung diri seperti masker untuk mengurangi risiko paparan asap,” pungkasnya. *

RSUD SSMA Edukasi Diabetes kepada Peserta Prolanis Puskesmas Perumnas II

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Edukator Diabetes RSUD SSMA, Siti Rahima Harahab, S.Kep, Ners, ketika memberikan edukasi pencegahan serta pengendalian penyakit Diabetes Melitus (DM) kepada peserta Prolanis.

Hari Stroke Sedunia 2026, Kenali Gejala Stroke Sejak Dini

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Dokter RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak memberikan edukasi tentang gejala dan pencegahan stroke dalam peringatan Hari Stroke Sedunia 2026.

RSUD SSMA Pontianak Edukasi Pegawai Dishub tentang Pencegahan Diabetes

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Rumah Sakit Umum Daerah...

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes RSUD SSMA Pontianak, Amanda Trixie Hardigaloeh, menyampaikan edukasi tentang pencegahan dan pengendalian diabetes melitus kepada pegawai Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

Diare Anak Mengintai, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kasus diare pada anak...

Perawat RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Afrilia memberikan edukasi tentang diare pada anak, (17/9/2026).

Waspada Diare Saat Kabut Asap, Jangan Abaikan PHBS

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Masyarakat diminta tidak hanya...

Apoteker RSUD SSMA Pontianak Fikri Destari memberikan edukasi pencegahan diare saat kabut asap.

‘Melangkah untuk Sehat’, RSUD SSMA Pontianak Ajak Warga Kenali Kondisi Tubuh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Tim fisioterapis RSUD SSMA Pontianak melakukan skrining kebugaran dan keseimbangan dalam kegiatan “Melangkah untuk Sehat”.

berita terkini