BERIKABARNEWS l SANGGAU – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Transkalimantan ruas Tayan–Batang Tarang, Dusun Tembok, Desa Tebang Benua, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 12.15 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan truk tangki dan mobil Daihatsu pickup. Satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
Kendaraan yang terlibat yakni R10 truk tangki warna hijau yang dikemudikan Amirudin (50), warga Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Sementara kendaraan lainnya adalah Daihatsu pickup warna hitam yang dikemudikan Rizki Oktaliansyah (24), warga Kabupaten Lampung Tengah.
Baca Juga : Sempat Hilang, Lansia 83 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Tayan
Berdasarkan penanganan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk tangki yang dikemudikan Amirudin melaju dari arah Batang Tarang menuju Simpang Ampar.
Saat melintasi jalan yang menikung di kawasan Dusun Tembok, truk tersebut berpapasan dengan mobil pickup yang datang dari arah berlawanan.
Mobil pickup diduga melebar hingga masuk ke jalur truk tangki. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindari benturan.
Tabrakan keras pun terjadi di ruas Jalan Transkalimantan tersebut.
Kecelakaan mengakibatkan pengemudi dan tiga penumpang pickup menjadi korban.
Sahperi (29), warga Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara pengemudi pickup Rizki Oktaliansyah (24) serta dua penumpang lainnya, Sumarlin (29) dan Aditiya (24), mengalami luka-luka.
Ketiga korban luka langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Antonius.
Baca Juga : Kecelakaan di KM 22 Trans Kalimantan, Satu Pemotor Meninggal Dunia
Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., mengatakan personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Petugas melakukan pengamanan TKP, mengevakuasi korban, serta mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas.
Kusdarwanto mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melewati jalan menikung.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi jalur tikungan. Pastikan kendaraan tetap berada pada jalurnya, kurangi kecepatan, dan jangan mengambil jalur berlawanan karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan,” kata Kusdarwanto.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Mapolsek Tayan Hilir. Polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.*
