Kemendagri dan OJK Perkuat Literasi Keuangan Lewat TPAKD

Kemendagri dan OJK jalin kerja sama literasi dan inklusi keuangan. (instagram.com/titokarnavian)

BERIKABARNEWS l – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjalin kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) guna memperluas akses serta layanan keuangan di daerah dengan tingkat literasi keuangan yang masih rendah.

“Kami literasi dengan akses keuangan pada masyarakat. Jadi kita menyentuh di titik yang tepat,” ujar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kamis (25/9/2025).

Kerja sama ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 900/7105/SJ tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Tugas dan Fungsi TPAKD

TPAKD dibentuk untuk mempercepat akses keuangan daerah, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuannya antara lain:

  • Memperluas akses keuangan
  • Menggali potensi ekonomi daerah
  • Mengoptimalkan sumber dana
  • Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan

Struktur TPAKD dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi/kabupaten/kota, dengan pengarah terdiri atas gubernur, bupati, wali kota, Kepala OJK, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI).

Adapun tugas TPAKD meliputi monitoring, evaluasi, perumusan rekomendasi kebijakan, hingga penyusunan program percepatan akses keuangan di daerah.

Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Kendalikan Inflasi Daerah

Dorongan Mendagri untuk Pemetaan dan Edukasi

Mendagri Tito menekankan pentingnya edukasi keuangan agar masyarakat memahami akses keuangan yang legal dan sehat. Ia mendorong adanya pemetaan inklusi keuangan per daerah, sehingga intervensi bisa lebih terukur seperti halnya pengendalian inflasi.

Menurut Tito, data kabupaten/kota sangat penting agar kepala daerah dapat bergerak cepat. Edukasi keuangan juga diperlukan untuk menyederhanakan pemahaman masyarakat terhadap sistem perbankan, dibandingkan mereka terjerat praktik rentenir atau pinjaman online ilegal.

Komitmen OJK dalam Perluasan Akses

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyebut, TPAKD bukan hanya wadah koordinasi, tetapi juga motor penggerak literasi dan inklusi keuangan.

“TPAKD memastikan manfaat jasa keuangan dapat dirasakan semua lapisan masyarakat. Kami juga mendorong business matching antara pelaku industri daerah dan sektor jasa keuangan,” ujarnya.

Mahendra juga menegaskan pentingnya literasi keuangan untuk mencegah investasi ilegal. Melalui Anti-Scam Center, OJK memperkuat sistem pengawasan guna menelusuri transaksi mencurigakan agar masyarakat terlindungi.

Meningkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Sinergi Kemendagri dan OJK lewat TPAKD diharapkan mampu membuka akses lebih luas terhadap layanan keuangan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko dan manfaat jasa keuangan.

Upaya bersama ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. *

 

 

InfoPublik.id

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 63 WNI dan PMI Bermasalah dari Sarawak

BERIKABARNEWS l TEBEDU – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 63 WNI dan PMI bermasalah dari Sarawak melalui Tebedu menuju PLBN Entikong. (KJRI Kuching)

29 Kg Emas Ilegal Gagal Diselundupkan, Bea Cukai Ungkap Modus Pelaku

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan...

Bea Cukai mengungkap penyelundupan 29 kilogram emas ilegal di empat bandara. (Dok. Bea Cukai)

Prabowo Copot Purbaya, Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo...

Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara. (Foto: BPMI Setpres)

622 Personel Cari 129 Penumpang Virgo Transport 8 yang Hilang

BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Sebanyak 622 personel SAR...

Tim SAR mencari korban kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. (Foto: Basarnas)

Kapal Rute Surabaya-Banjarmasin Hilang Kontak di Laut Jawa, Pencarian Digelar

BERIKABARNEWS l BANJARMASIN – Kapal Motor (KM) Virgo...

KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. (instagram.com/pt.virgokaryashipping)

BMKG Catat Ribuan Hotspot, Risiko Karhutla Masih Tinggi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

Titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia di tengah musim kemarau. (Kemenhut)

berita terkini