Lahan Gambut 10 Hektare di Galang Mempawah Terbakar, Kapolres Pimpin Pemadaman

Kapolres Mempawah memimpin langsung pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh.

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Mempawah. Kali ini, api menghanguskan lahan hutan dan semak belukar seluas sekitar 10 hektare di Desa Galang, Dusun Utara, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono turun langsung ke lokasi kebakaran pada Senin (9/2/2026) untuk memimpin upaya pemadaman. Langkah cepat ini dilakukan guna mencegah api meluas dan mengancam permukiman warga.

AKBP Jonathan menjelaskan, proses pemadaman di wilayah tersebut menghadapi tantangan berat. Karakteristik lahan gambut membuat api tidak hanya menyala di permukaan, tetapi juga merambat di bawah tanah, sehingga sulit dipadamkan secara total.

“Medan yang sulit dijangkau, keterbatasan sumber air, serta api yang bergerak di bawah permukaan gambut menjadi kendala utama di lapangan,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Kondisi cuaca kemarau disertai angin kencang turut meningkatkan risiko meluasnya kebakaran jika tidak ditangani dengan cepat dan terkoordinasi.

Untuk mengendalikan situasi, sebanyak 180 personel gabungan dikerahkan. Mereka berasal dari unsur TNI-Polri, BPBD Provinsi Kalbar dan Kabupaten Mempawah, Manggala Agni, UPT KPH, Basarnas, PMI, tenaga kesehatan, relawan pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga pihak perusahaan di sekitar lokasi.

Baca Juga : Dua Ruko di Bonti Sanggau Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta

Upaya pemadaman dilakukan menggunakan mobil pemadam, mesin pompa air portabel, serta dukungan posko kesehatan bagi personel di lapangan. Namun, pada Senin petang sekitar pukul 18.00 WIB, kegiatan pemadaman terpaksa dihentikan sementara.

“Asap yang sangat tebal membatasi jarak pandang dan membahayakan keselamatan petugas. Selain itu, ketersediaan air di lokasi juga menipis,” jelas Kapolres.

Pemadaman kembali dilanjutkan pada Selasa pagi (10/2/2026) dengan fokus pada pendinginan dan pencegahan titik api baru.

Kapolres Mempawah mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di musim kemarau. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut berpotensi menimbulkan bencana dan dapat dikenakan sanksi hukum.

“Jika melihat titik api sekecil apa pun, segera laporkan ke aparat atau satgas karhutla agar bisa ditangani lebih cepat,” pungkasnya.*

 

Sumber :

Humas.Polri/Polda Kalbar

Menilik Potensi Desa Lambau, dari Melon hingga Bandeng Pesisir

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Desa Lambau di pesisir...

Mahasiswa Magister PPM Fisip Untan ketika berada di area budidaya bandeng Desa Lambau

Dua Ruko di Bonti Sanggau Terbakar, Kerugian Capai Rp800 Juta

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Musibah kebakaran mengagetkan warga...

Kondisi dua ruko di Dusun Bahta, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, yang hangus terbakar akibat kebakaran diduga korsleting listrik.

BCA Expoversary Pontianak 2026 Dorong Rumah Subsidi dan Akses Finansial Warga

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bank Central Asia...

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto membuka BCA Expoversary Pontianak 2026 di Mal Gaia Bumi Raya City, Jumat (6/2/2026).

Menkes Tinjau RSUD TBSI Kubu Raya, Siap Dukung Layanan Penyakit Kritis

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Menteri Kesehatan Republik...

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau fasilitas RSUD Tuan Besar Syarif Idrus di Kabupaten Kubu Raya, Jumat (6/2/2026).

Satlantas Sekadau Tertibkan Knalpot Brong, 15 Motor Diamankan

BERIKABARNEWS l SEKADAU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas)...

Petugas Satlantas Polres Sekadau menertibkan sepeda motor berknalpot brong saat razia dini hari, Minggu (8/2/2026).

Anjing Diduga Rabies Serang Warga Sekayam, Dua Orang Terluka

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Warga Dusun Balai Karangan...

Ilustrasi - Anjing agresif diduga rabies di kawasan permukiman warga Sekayam, Kabupaten Sanggau.

berita terkini