Pemprov Kalbar Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Rakor PPID 2026

Sekda Kalbar Harisson membuka Rakor PPID se-Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan keterbukaan informasi publik yang transparan, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Upaya tersebut ditegaskan melalui Rapat Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mengelola informasi publik di era digital.

Menurut Harisson, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun pemerintahan yang akuntabel dan dipercaya masyarakat.

“Dengan keterbukaan informasi, masyarakat bisa ikut mengawal, memberi masukan, bahkan mengoreksi apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki. Itu sangat baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap badan publik memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi terkait program kerja, capaian kinerja, hingga penggunaan anggaran sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Karena itu, Rakor PPID 2026 difokuskan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah agar pelayanan informasi publik dapat berjalan lebih cepat, adaptif, dan transparan.

Baca Juga : Terima Baleg DPR RI, Ria Norsan Tekankan Pentingnya RUU Masyarakat Adat

Selain itu, Pemprov Kalbar juga mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dan media sosial dalam penyebaran informasi pemerintah kepada masyarakat.

Menurut Harisson, media sosial kini menjadi salah satu sarana strategis untuk menyampaikan program pembangunan, kebijakan pemerintah, hingga edukasi publik secara lebih luas dan efektif.

Namun demikian, ia mengingatkan seluruh pengelola PPID agar tetap mengedepankan prinsip verifikasi informasi sebelum dipublikasikan guna mencegah penyebaran hoaks maupun informasi yang tidak akurat.

“Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pengelola PPID harus mampu menjadi sumber informasi yang terpercaya,” katanya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemprov Kalbar berharap seluruh PPID di kabupaten dan kota dapat semakin solid dalam membangun pelayanan informasi publik yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penguatan keterbukaan informasi publik juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah menuju Kalimantan Barat yang lebih maju dan transparan.*

Tanjungpura Tenis Open Championship 2026 Jadi Ajang Cari Atlet Muda Berbakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tanjungpura Tenis Open Championship...

Pembukaan Tanjungpura Tenis Open Championship 2026 di Lapangan Tenis Palapa Pontianak.

Terima Baleg DPR RI, Ria Norsan Tekankan Pentingnya RUU Masyarakat Adat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima kunjungan kerja Baleg DPR RI di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Pemprov Kalbar Dukung PWI Cetak Jurnalis Profesional Lewat OKK Angkatan Ke-5

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pembukaan OKK PWI Kalbar Angkatan Ke-5 di Politeknik Negeri Pontianak yang dihadiri pengurus PWI dan Pemprov Kalbar.

Bantuan Pangan Pemprov Kalbar Sasar Warga Rawan Pangan di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Penyaluran bantuan pangan Pemprov Kalbar kepada warga Desa Pemangkat di Kabupaten Kayong Utara.

Gubernur Ria Norsan Tekankan Keterbukaan Informasi Bukan Sekadar Formalitas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat peluncuran Monev Keterbukaan Informasi Publik 2026 di Ruang DAR Pontianak.

Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Kini Rp16.650 per Liter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga...

Pengendara mengisi BBM Pertamax di SPBU Pertamina setelah kenaikan harga Pertamax terbaru di Kalimantan Barat.

berita terkini