BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Hubungan kerja sama antara Kalimantan Barat dan Negeri Sarawak, Malaysia, kembali diperkuat melalui pertemuan resmi antara Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dan delegasi Pemerintah Negeri Sarawak yang dipimpin Wakil Menteri Dr. Haji Abdul Rahman di Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (25/6/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis kedua wilayah dalam memperluas kolaborasi, khususnya pada pengembangan industri halal berskala global serta peningkatan konektivitas di kawasan perbatasan yang menjadi jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat kedua daerah.
Salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kerja sama sektor industri halal melalui rencana partisipasi Kalimantan Barat dalam Borneo International Halal Showcase (BIHAS) 2026 yang akan digelar di Kuching, Sarawak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik undangan tersebut dan menilai kegiatan ini sebagai peluang penting untuk memperluas pasar produk halal dari daerah.
Baca Juga : Wagub Krisantus Dorong Pemuda Kuasai Teknologi dan Bahasa Asing
Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmen Kalbar untuk turut membangun konsep Borneo Halal Hub yang berdaya saing global. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, agar lebih kompetitif di pasar internasional.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada optimalisasi sektor pertanian serta percepatan standar sertifikasi halal, sehingga produk dari Kalimantan Barat dapat lebih mudah menembus pasar global.
Selain sektor industri halal, pertemuan tersebut juga membahas penguatan konektivitas lintas batas antara Kalimantan Barat dan Sarawak.
Sejumlah proyek strategis menjadi perhatian bersama, di antaranya optimalisasi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong–Tebedu sebagai jalur utama perdagangan internasional, serta rencana reaktivasi jalur Temajuk–Telok Melano untuk meningkatkan akses mobilitas masyarakat perbatasan.
Kedua pihak juga membahas potensi kerja sama di sektor energi melalui pengembangan konektivitas Lubok Antu–Nanga Badau yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri di kawasan perbatasan.
Baca Juga : Kalbar Perluas Akses Pendidikan Global Lewat Beasiswa Internasional ke Tiongkok
Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa kerja sama antara Kalimantan Barat dan Sarawak harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya bersifat seremonial.
“Saya berharap kunjungan ini melahirkan rumusan yang konkret, nota kesepahaman yang implementatif, serta aksi nyata yang saling menguntungkan bagi Kalimantan Barat dan Sarawak,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal positif semakin eratnya sinergi lintas negara di Pulau Borneo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat di kawasan perbatasan.*
