BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dua siswi kembar SMPN 22 Pontianak, Carissa Nafish Dzakiyah dan Calista Nafish Dzakiyah, mendapat kesempatan tampil di Istana Negara dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keduanya terpilih menjadi bagian dari tim kesenian Kalimantan Barat (Kalbar) yang akan membawakan Tarian Kolosal dalam rangkaian Gelar Seni Budaya Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih.
Kesempatan tersebut menjadi kebanggaan bagi Carissa dan Calista. Mereka tidak hanya membawa nama SMPN 22 Pontianak dan keluarga, tetapi juga mendapat kesempatan memperkenalkan seni budaya Kalbar di panggung nasional.
Baca Juga : Pontianak Raih 12 Emas di MTQ Kalbar, Jadi Modal Tuan Rumah 2027
Ayah Carissa dan Calista, Aipda Saifudin Suhri, anggota Direktorat Samapta Polda Kalbar, mengatakan kedua putrinya telah aktif menekuni seni tari sejak kelas 3 SD.
“Sejak kelas 3 SD sudah aktif menari. Kami sempat mengambil pelatih untuk private mereka bersama teman-teman satu kelompok. Dari kelas 5 SD mereka sudah bergabung dengan Sanggar Kijang Berantai,” ujar Saifudin.
Setelah bergabung dengan Sanggar Kijang Berantai, kemampuan keduanya terus diasah melalui latihan dan berbagai perlombaan. Pengalaman tersebut menjadi bekal hingga Carissa dan Calista berhasil melewati proses seleksi tim kesenian Kalbar.
Menjelang penampilan di Istana Negara, Carissa dan Calista harus membagi waktu antara kegiatan sekolah dan persiapan bersama tim kesenian Kalbar.
Keduanya mengikuti berbagai rangkaian persiapan, mulai dari latihan, pemantapan materi hingga gladi sebelum tampil.
Saifudin berharap kedua putrinya dapat menjalani seluruh proses dengan disiplin dan memberikan penampilan terbaik.
“Harapan kami tentunya anak-anak bisa menjalankan tugas dengan baik, disiplin mengikuti seluruh proses latihan dan tampil maksimal. Yang paling penting mereka bisa membawa nama baik keluarga, sekolah, sanggar, dan Kalbar,” katanya.
Baca Juga : Hari Jadi Pontianak ke-255, Pemkot Buka Kesempatan Kreator Muda Rancang Logo
Dukungan juga diberikan SMPN 22 Pontianak agar Carissa dan Calista tetap dapat menjalankan pendidikan sambil mengembangkan bakat seni.
“Kami juga berterima kasih kepada SMPN 22 Kota Pontianak yang sudah memberikan dukungan dan pengertian kepada anak-anak kami. Tentunya pendidikan tetap menjadi yang utama, tetapi kami bersyukur sekolah juga mendukung mereka dalam mengembangkan bakat,” ujar Saifudin.
Keluarga juga mengapresiasi Sanggar Kijang Berantai yang selama ini membimbing keduanya dalam mengembangkan kemampuan tari.
Menurut Saifudin, banyak pengalaman dan prestasi yang diperoleh Carissa dan Calista selama bergabung dengan sanggar tersebut.
Keluarga turut menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang telah memberikan kesempatan kepada Carissa, Calista, dan pelajar Kalbar lainnya untuk tampil membawa kesenian daerah di Istana Negara.
Bagi kedua pelajar kembar tersebut, kesempatan tampil di panggung Istana Negara menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum untuk membawa nama Kalimantan Barat dan memperkenalkan kekayaan seni budaya daerah dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.*
