BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kafilah Kota Pontianak mencatat prestasi positif pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.
Meski belum menjadi juara umum berdasarkan akumulasi poin, Pontianak menjadi daerah dengan perolehan medali emas terbanyak, yakni 12 emas.
MTQ XXXIV Kalbar berlangsung pada 1-9 Agustus 2026 di Sukadana. Raihan 12 emas tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 11 medali emas.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi perjuangan seluruh kafilah, pelatih, pendamping, dan ofisial.
“Walaupun tidak juara umum, saya bangga dari sisi kualitas. Kita juara dari medali emas,” ujar Edi saat menyambut kepulangan kafilah di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (11/8/2026).
Edi mengatakan hasil MTQ XXXIV menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pembinaan secara berkelanjutan.
Menurutnya, penentuan juara umum menggunakan akumulasi poin dari seluruh peringkat, sehingga jumlah medali emas bukan satu-satunya indikator.
Baca Juga : 670 Warga Berpenghasilan Rendah di Pontianak Terima Bantuan Rp600 Ribu
Ia meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak terus membina para peserta, termasuk peraih juara. Para kafilah juga diminta tetap berlatih setelah kompetisi dengan dukungan insentif.
“Yang dapat emas sekarang ini harus terus berlatih. Bahkan setiap bulan kita kasih insentif. Yang kedua, yang ketiga, jangan lupa ikut berlatih. Termasuk pelatih dan pembimbing,” katanya.
Pembinaan juga diarahkan untuk mencari bibit-bibit baru agar prestasi Pontianak dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam jangka panjang.
Prestasi pada MTQ XXXIV menjadi modal bagi Pontianak yang akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalbar pada 2027.
Edi mengatakan persiapan perlu dilakukan sejak sekarang, baik dari sisi pembinaan kafilah maupun kesiapan sebagai tuan rumah.
“Kita akan datangkan mungkin pelatih-pelatih. Ini cita-cita kita sehingga tahun depan sebagai tuan rumah kita sudah merasa siap dan bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Pontianak,” ungkapnya.
Baca Juga : Hari Jadi Pontianak ke-255, Pemkot Buka Kesempatan Kreator Muda Rancang Logo
Ketua LPTQ Kota Pontianak Amirullah mengatakan kafilah Pontianak meraih 34 prestasi dari berbagai cabang lomba pada MTQ XXXIV.
Selain 12 emas, Pontianak juga membawa pulang medali perak, perunggu, dan sejumlah gelar juara harapan.
Menurut Amirullah, peningkatan raihan emas dari 11 menjadi 12 menunjukkan adanya perkembangan prestasi. Namun, pembinaan tetap perlu diperkuat untuk meningkatkan jumlah peserta yang mampu mencapai babak final dan mendongkrak perolehan poin.
“Secara medali emas, Pontianak berada di posisi pertama. Tahun lalu 11 emas, tahun ini 12 emas. Artinya secara prestasi ada peningkatan,” jelasnya.
Ia berharap hasil tersebut menjadi pijakan untuk menghadapi MTQ berikutnya, termasuk tingkat nasional.
“Pembinaan harus diarahkan pada peningkatan kualitas, sehingga kafilah Pontianak tidak hanya kuat di tingkat Kalimantan Barat, tetapi mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.*
