BERIKABARNEWS l SARAWAK – Pasukan Gerakan Am (PGA) Sarawak mencatat prestasi signifikan dalam pemberantasan aktivitas ilegal. Sepanjang 15 hingga 31 Januari 2026, sebanyak 23 operasi berhasil digelar dengan total nilai barang sitaan menembus RM35 juta.
Komandan PGA Sarawak, SAC Lim Bak Phai, mengungkapkan bahwa sitaan terbesar berasal dari produk makanan beku ilegal tanpa izin, dengan nilai mencapai RM25,01 juta. Selain itu, rokok dan minuman beralkohol tanpa cukai turut diamankan dengan nilai sekitar RM5,79 juta.
Tak hanya itu, aparat juga menyita berbagai barang kebutuhan pokok yang diselundupkan, seperti tabung gas, beras, gula, dan bawang putih senilai RM1,17 juta. Barang ilegal lainnya meliputi kayu balak hasil pembalakan liar senilai RM425.000 serta petasan dan kembang api ilegal senilai RM2,21 juta.
“Seluruh kendaraan dan peralatan yang digunakan dalam aktivitas ilegal ini turut kami sita sebagai bagian dari penyelidikan lanjutan,” ujar Lim Bak Phai dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Baca Juga : KJRI Johor Bahru Pulangkan 133 WNI dari Malaysia, Ada ABK Kasus Timah Ilegal
Ia menambahkan, capaian tersebut membuat total nilai sitaan PGA Sarawak sepanjang Januari 2026 melonjak hingga RM45,8 juta. Dalam periode itu, sebanyak 55 kasus berhasil diungkap dengan 57 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk beberapa warga negara asing.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen aparat keamanan Sarawak dalam menjaga perbatasan negara sekaligus melindungi perekonomian dari ancaman perdagangan ilegal dan penyelundupan lintas batas.*
Sumber :
Borneo Post
