BI Resmi Gabung Proyek Nexus, Transaksi Lintas Negara Makin Cepat dan Murah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan keterangan pers terkait keikutsertaan BI dalam Proyek Nexus untuk memperkuat sistem pembayaran lintas negara.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya dalam memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara dengan resmi bergabung dalam Proyek Nexus. Melalui inisiatif global ini, BI akan berkolaborasi dengan lima bank sentral lainnya, yakni dari Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan India.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, keikutsertaan Indonesia dalam Proyek Nexus merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sistem pembayaran antarnegara yang lebih cepat, efisien, dan berbiaya rendah bagi masyarakat serta dunia usaha.

“Indonesia merupakan salah satu koridor remitansi terbesar di dunia. Konektivitas pembayaran yang seamless akan memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan negara-negara kawasan,” ujar Perry dalam keterangan pers, Senin (2/2/2026).

Proyek Nexus sendiri merupakan inisiatif Bank for International Settlements (BIS) yang bertujuan menghubungkan berbagai sistem pembayaran instan domestik antarnegara. Setelah sebelumnya berstatus sebagai pengamat khusus, Indonesia kini resmi menjadi anggota penuh dalam proyek tersebut.

Sebagai tindak lanjut, BI akan mengembangkan sistem BI-FAST agar terintegrasi langsung dengan jaringan Nexus. Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi lintas negara, memperluas inklusi keuangan bagi pekerja migran dan pelaku UMKM, serta menjaga kedaulatan ekonomi nasional dengan memastikan proses kliring tetap dilakukan di dalam negeri.

Baca Juga : KPK Tuntaskan Hibah Aset Rp107,7 Miliar di Papua Barat Daya, Pelabuhan Waisai Dikelola Pusat

Keikutsertaan BI dalam Nexus juga sejalan dengan implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 serta mendukung inisiatif Regional Payment Connectivity yang telah dijalankan negara-negara ASEAN sejak 2022.

Selain itu, langkah ini turut mendukung agenda reformasi sistem pembayaran lintas negara yang menjadi prioritas G20.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas jaringan pembayaran internasional melalui penguatan kerja sama dengan bank sentral dan otoritas terkait di berbagai negara,” tutup Perry Warjiyo.*

 

Sumber :

InfoPublik

Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Biometrik, Pelanggan Lama Tak Perlu Daftar Ulang

BERIKABARNEWS l – Masyarakat yang berencana membeli kartu...

Ilustrasi registrasi kartu SIM baru menggunakan teknologi biometrik dengan pemindaian wajah di gerai operator seluler.

Lawan Narkoba Sejak Dini, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Narkotika Nasional meluncurkan...

Ilustrasi - perlindungan anak dari ancaman narkoba dan kekerasan.

Pemerintah Luncurkan Stimulus Ekonomi Semester II 2026 Senilai Rp26,34 Triliun

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Prabowo Subianto saat mengumumkan stimulus ekonomi Semester II 2026 di Jakarta.

Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejaksaan Usai Berkas P21

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus...

Berkas perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa yang kini dalam proses pelimpahan tahap II dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Wisata Halal Indonesia Melesat, Tempati Peringkat 2 Dunia di GMTI 2026

BERIKABARNEWS l SINGAPURA – Wisata halal Indonesia mencatat...

Pemandangan Menara Mesjid Banten sebagai salah satu destinasi wisata halal unggulan di Indonesia.

Harga TBS Sawit Mulai Naik, Pemerintah Perketat Pengawasan Perusahaan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Harga Tandan Buah Segar...

Petani kelapa sawit sedang memanen tandan buah segar di perkebunan sawit Indonesia.

berita terkini