Pariwisata Sarawak Pecahkan Rekor, Pendapatan 2025 Tembus RM12,6 Miliar

Salah satu tujuan wisatawan yaitu kawasan Waterfront Kuching, Sarawak, Malaysia. (Foto : sarawaktourism.com)

BERIKABARNEWS l KUCHING – Industri pariwisata Sarawak mencatat tonggak sejarah baru sepanjang tahun 2025. Negara bagian di Malaysia Timur ini berhasil membukukan pendapatan pariwisata sebesar RM 12,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah sektor pelancongan Sarawak.

Capaian tersebut memperkuat posisi Sarawak sebagai salah satu destinasi unggulan di Asia Tenggara, dengan minat kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik yang terus meningkat.

Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak, Datuk Seri Abdul Karim Rahman Hamzah, mengungkapkan bahwa jumlah kedatangan pengunjung hingga 31 Desember 2025 mencapai 4.971.197 orang.

Meski belum sepenuhnya menyentuh target lima juta wisatawan, selisihnya hanya sekitar 28.800 pengunjung. Pemerintah Sarawak menilai pencapaian tersebut tetap sangat positif, terutama dari sisi kontribusi ekonomi.

“Pendapatan pariwisata tahun lalu mencapai RM 12.672.154.246, angka tertinggi yang pernah dicapai Sarawak,” ujar Abdul Karim kepada media di Waterfront Hotel, baru-baru ini.

Lonjakan kunjungan wisatawan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Sektor perhotelan, restoran, dan homestay mencatat peningkatan aktivitas yang cukup tajam, seiring meningkatnya permintaan jasa dan produk wisata.

Pertumbuhan ini turut mendorong penciptaan lapangan kerja, memperkuat usaha kecil menengah, serta menghidupkan ekosistem industri kreatif di berbagai wilayah Sarawak.

Baca Juga : Malaysia Bidik 4,6 Juta Wisatawan Indonesia di VM2026

Dari sisi asal wisatawan, Brunei Darussalam masih menjadi kontributor terbesar kunjungan ke Sarawak. Sementara itu, Indonesia menempati posisi kedua sebagai penyumbang wisatawan terbanyak.

Kedekatan geografis, kemudahan akses transportasi darat dan udara, serta tujuan kunjungan yang beragam, mulai dari wisata medis, rekreasi, hingga bisnis, menjadi faktor utama tingginya minat wisatawan Indonesia.

Melihat tren pertumbuhan yang konsisten, Pemerintah Sarawak optimistis sektor pariwisata akan semakin berkembang pada 2026. Target lima juta wisatawan diyakini dapat tercapai, bahkan berpeluang terlampaui.

Pemerintah daerah berkomitmen terus meningkatkan infrastruktur pariwisata, memperbanyak event bertaraf internasional, serta memperkuat promosi digital guna menarik lebih banyak pelancong dari berbagai negara. *

Selundupkan Delapan WNI ke Malaysia, Pria Indonesia Berakhir di Balik Jeruji

BERIKABARNEWS l LUNDU – Aksi seorang warga negara...

Mahkamah Tinggi Malaysia menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada WNI berinisial R dalam kasus penyelundupan delapan warga negara Indonesia ke Sarawak.

Kalbar Diundang Tampilkan Produk Unggulan pada Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu Sarawak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Delegasi Kalbar diundang mengikuti Ekspo Hasil Hutan Bukan Kayu (NTFP) Zon Selatan di Plaza Merdeka, Kuching, Sarawak, Malaysia.

Jual Saldo Judi Online, WNI Asal Kalimantan Dihukum 3 Bulan Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Seorang WNI asal Kalimantan menjalani persidangan di Mahkamah Majistret Sarawak setelah ditangkap dalam Operasi Ops Dadu terkait penjualan saldo judi online.

APMM Sarawak Amankan Kapal Nelayan Indonesia, Dua WNI Jalani Pemeriksaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia...

APMM Sarawak mengamankan kapal nelayan Indonesia tanpa registrasi di perairan utara Sarawak bersama dua WNI.

Diduga Curi Ikan di Perairan Sarawak, Empat Nelayan Indonesia Ditangkap APMM

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Empat nelayan asal Indonesia...

Petugas APMM mengamankan kapal yang mengangkut empat nelayan Indonesia yang diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Sarawak, Malaysia.

AirBorneo Lepas Landas! Sarawak Kini Kendalikan Sendiri Konektivitas Udara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan milik Pemerintah...

Pesawat AirBorneo, maskapai milik Pemerintah Sarawak, melakukan penerbangan perdana dari Kuching menuju Kuala Lumpur pada 20 Juli 2026.

berita terkini