BERIKABARNEWS l MANADO – Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) mempercepat proses identifikasi 16 korban meninggal dunia akibat kebakaran hebat di Panti Werda Damai, Kelurahan Ranomuut, Manado. Mengingat kondisi sebagian besar jenazah sulit dikenali secara visual, tim Disaster Victim Identification (DVI) memutuskan menggunakan metode uji DNA sebagai langkah utama.
Langkah tersebut disampaikan dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Manado, Senin (29/12/2025), yang dihadiri jajaran Polda Sulut, Polresta Manado, tim Dokkes, serta Wakil Wali Kota Manado.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan, menjelaskan bahwa Kapolda Sulut telah menginstruksikan pengerahan tim gabungan guna memastikan proses identifikasi dan penyelidikan berjalan maksimal.
“Tim Inafis dan Bidlabfor fokus melakukan olah tempat kejadian perkara, sementara Tim DVI bekerja intensif menangani identifikasi korban,” ujar Alamsyah.
Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif menyampaikan bahwa seluruh jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado dan kini memasuki fase ante mortem. Kondisi jenazah yang terbakar parah membuat identifikasi melalui sidik jari tidak memungkinkan.
“Identifikasi primer tidak bisa dilakukan. Karena itu, kami mengandalkan data sekunder dan pemeriksaan DNA,” jelasnya.
Baca Juga : Kemlu Pulangkan 9 WNI dari Kamboja
Pihak kepolisian meminta keluarga korban untuk membantu dengan menyerahkan data pendukung, seperti riwayat medis, catatan kesehatan gigi, serta dokumen pribadi. Selain itu, sampel DNA dari keluarga inti juga akan diambil untuk proses pencocokan.
“Seluruh sampel DNA rencananya akan dikirim ke laboratorium forensik di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah dr. Tasrif.
Di sisi lain, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menegaskan bahwa penyelidikan penyebab kebakaran masih terus dilakukan. Tim penyidik bersama Bidlabfor Polda Sulut masih melakukan olah TKP untuk memastikan sumber api.
“Kami berupaya mengungkap penyebab kebakaran secara menyeluruh agar hasilnya dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat,” katanya.
Menutup keterangannya, Polda Sulut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban. Jajaran kepolisian berkomitmen mengawal proses identifikasi dan penyelidikan hingga tuntas demi kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan. *
Sumber :
TBNews
