BERIKABARNEWS l BANGKOK – Sebuah pub di Bangkok, Thailand, dilanda kebakaran hebat yang disertai ledakan pada Minggu (12/7/2026) menjelang tengah malam. Sedikitnya 27 orang dilaporkan tewas, sementara 63 lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini menjadi salah satu tragedi kebakaran paling mematikan di Thailand dalam beberapa tahun terakhir.
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, meninjau langsung lokasi kejadian pada Senin (13/7/2026). Ia memastikan seluruh jenazah korban telah berhasil dievakuasi, sedangkan puluhan korban luka kini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Kebakaran terjadi di pub Rong Beer Na Lat Phrao yang berada di Distrik Chatuchak. Berdasarkan keterangan salah satu personel band yang tampil malam itu, insiden bermula sekitar pukul 23.57 waktu setempat ketika lampu di dalam ruangan tiba-tiba padam.
Tidak lama kemudian, asap tebal memenuhi ruangan sebelum terdengar ledakan yang diikuti kobaran api.
“Setelah ledakan terjadi, saya tidak melihat orang-orang sempat berlari. Sebagian besar langsung tumbang di lantai dan berteriak meminta tolong. Kondisinya sangat gelap, penuh asap, dan kami kehabisan oksigen,” ujar personel band yang selamat dari kejadian.
Baca Juga : Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Sejumlah saksi menyebut api pertama kali muncul dari area depan panggung sebelum dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan.
Dalam waktu singkat, kobaran api melahap hampir seluruh bagian pub sehingga banyak pengunjung kesulitan menyelamatkan diri.
Perdana Menteri Anutin mengatakan sebagian besar pengunjung berusaha menyelamatkan diri ke area belakang, termasuk di sekitar kamar mandi.
Namun, kepulan asap tebal diduga membuat mereka terjebak dan tidak sempat menemukan jalur keluar.
Baca Juga : Serangan Baru AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Sementara itu, Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt menjelaskan bahwa pub tersebut memiliki izin operasional dan dilengkapi jalur evakuasi. Meski demikian, cepatnya penyebaran api dan asap menyebabkan proses penyelamatan menjadi sangat sulit di tengah kepanikan para pengunjung.
Direktur Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana Administrasi Metropolitan Bangkok, Suriyachai Rawiwan, mengungkapkan sebanyak 27 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Selain itu, 63 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan 22 korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Hingga berita ini ditulis, kepolisian bersama tim forensik masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti ledakan dan kebakaran. Petugas juga terus mengumpulkan barang bukti sebagai bagian dari proses penyelidikan.*
