Ribuan Benih Sawit Ilegal Masuk Kalbar Digagalkan di Bandara Supadio

Petugas Karantina Kalbar memeriksa ribuan benih sawit ilegal yang diamankan di Bandara Internasional Supadio Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat (Karantina Kalbar) menahan ribuan benih kelapa sawit ilegal yang masuk melalui Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Jumat (5/6). Benih tersebut diamankan karena tidak dilengkapi dokumen resmi dan sertifikasi karantina.

Penindakan dilakukan oleh petugas Satuan Pelayanan Bandara Internasional Supadio sebagai langkah pencegahan masuknya penyakit tanaman berbahaya yang dapat mengancam perkebunan sawit di Kalimantan Barat.

Penanggung Jawab Karantina di Bandara Internasional Supadio, Triandana Sudarto, mengatakan penahanan benih sawit tersebut mengacu pada Keputusan Kepala Badan Karantina Indonesia Nomor 571 Tahun 2025.

Menurutnya, pengawasan diperketat untuk mencegah masuknya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), terutama cendawan berbahaya Macrophomina phaseolina yang diketahui telah ditemukan di sejumlah wilayah Pulau Jawa.

“Cendawan ini menyerang sistem akar dan pangkal batang tanaman sawit. Akibatnya, aliran air dan nutrisi terganggu sehingga daun cepat menguning, tanaman layu, pertumbuhan terhambat, hingga akhirnya mati,” ujar Triandana.

Baca Juga : Penertiban Layangan Kembali Digelar, Satpol PP Sisir Pontianak Utara

Ia menegaskan, hingga saat ini penyakit tersebut belum ditemukan di wilayah Kalimantan. Karena itu, Karantina Kalbar berupaya maksimal agar cendawan tersebut tidak masuk dan menyebar di kawasan perkebunan sawit Kalbar.

Jika penyakit itu sampai menyebar, dampaknya diperkirakan sangat merugikan petani. Selain memicu gagal panen, produktivitas kebun sawit juga dapat menurun drastis dan menyebabkan kerugian ekonomi dalam jangka panjang.

Selain ancaman penyakit, Karantina Kalbar juga menyoroti kualitas benih sawit ilegal yang tidak memiliki jaminan mutu genetik.

Penggunaan benih tanpa sertifikat resmi dinilai berisiko menghasilkan tanaman dengan produktivitas rendah.

Petani bahkan bisa mengalami kerugian besar karena harus mengeluarkan biaya perawatan, pupuk, dan tenaga selama bertahun-tahun tanpa hasil panen yang optimal.

Baca Juga : Modus Pepet Motor dan Rampas Dompet, Pelaku Jambret Ditangkap Polisi

“Benih ilegal juga berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit ke perkebunan lain di sekitarnya,” tambah Triandana.

Saat ini, Karantina Kalbar terus memperketat pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan di pintu masuk maupun keluar wilayah Kalimantan Barat.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu menggunakan benih bersertifikat resmi dan melaporkan setiap pengiriman komoditas pertanian kepada petugas karantina guna menjaga keamanan hayati dan kelestarian perkebunan di Kalbar.**

Jadi Pusat Pelestarian Budaya, Wagub Krisantus Resmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Sanggau

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan meresmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Desa Embala Sanggau sebagai pusat pelestarian budaya Dayak.

Cuaca Kalbar Hari Ini Berpotensi Hujan Petir

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Cuaca di sejumlah wilayah...

Ilustrasi - cuaca Kalbar berpotensi hujan disertai petir dan angin kencang.

Program Jagung PKK Bengkayang Diharapkan Perkuat Ekonomi Keluarga

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Program pemanfaatan lahan produktif...

Donata Dirasig saat menghadiri panen raya jagung Program PKK Bengkayang di Kecamatan Sanggau Ledo.

Gubernur Ria Norsan Ajak Generasi Muda Peduli Pertanian dan Kelestarian Lingkungan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri HUT ke-63 Fakultas Pertanian Untan di Pontianak.

FORPROV II Kalbar 2026 Libatkan 22 INORGA, Singkawang Siap Meriahkan Ajang

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Festival Olahraga Masyarakat Provinsi...

Peluncuran logo dan maskot FORPROV II Kalbar 2026 di Kota Singkawang yang melibatkan 22 INORGA.

Wagub Krisantus Dorong Transformasi Layanan Air Berbasis Teknologi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Rakerda Perpamsi Kalbar 2026 di Hotel Novotel Pontianak.

berita terkini