BERIKABARNEWS l PONTIANAK- Nilai tukar ringgit terhadap rupiah menguat seminggu terakhir. Di akhir minggu, 1 Ringgit Malaysia tembus hingga 4.335 Rupiah. Bahkan di beberapa jasa penukaran, harga beli 1 Ringgit Malaysia tembus di angka 3.500 rupiah.
Perbedaan nilai tukar ini, membuat beberapa warga Pontianak menunda sementara agenda liburannya ke Kuching, Malaysia. Maklum, momen kenaikan Ringgit kali ini bertepatan dengan liburan Imlek dan menyambut Ramadan.
Jeremi, warga Pontianak, mengaku terpaksa menunda liburannya karena dirasa mulai berat untuk melakukan perjalanan ke Kuching.
“Biasanya saya ke Kuching sebulan sekali, tapi minggu ini terpaksa membatalkannya karena nilai tukar ringgit semakin menguat, belanja apa-apa pasti akan terasa mahal,” kata Jeremi.
Baca Juga : Pariwisata Sarawak Pecahkan Rekor, Pendapatan 2025 Tembus RM12,6 Miliar
Namun sebaliknya, hal berbeda dirasakan oleh warga Kuching yang tengah berlibur ke Pontianak, semua barang yang dibeli terasa lebih murah.
“Saya beli kopi susu di coffeeshop mewah seharga 14 ribu rupiah, kalau di convert ke Ringgit, hanya sekitar 3 Ringgit, jauh lebih murah karena kamu terbiasa beli minuman di coffeeshop seharga 16 Ringgit,” kata Louis salah satu warga Kuching yang tengah berlibur ke Pontianak.
“Kami belanja di Pasar Nusa Indah banyak-banyak, kalau dihitung hanya sekitar 300 Ringgit saja. Untuk saat ini, kami merasa jadi orang kaya di Pontianak,” canda Louis sambil tertawa. (ndo)
