BERIKABARNEWS l MANCHESTER – Gelandang Manchester City, Rodri, harus menerima sanksi berat setelah melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit. The Football Association (FA) menjatuhkan denda sebesar £80.000 atau sekitar Rp1,6 miliar kepada pemain asal Spanyol tersebut pada Senin (9/3/2026).
Sanksi itu diberikan setelah komentar kontroversial Rodri dalam wawancara media usai pertandingan antara Manchester City dan Tottenham Hotspur yang berakhir imbang 2-2.
Kemarahan Rodri bermula dari gol yang dicetak penyerang Tottenham, Dominic Solanke. Dalam tayangan ulang pertandingan, Solanke terlihat menendang bagian belakang kaki bek City, Marc Guehi, sebelum mencetak gol.
Meski insiden tersebut sempat ditinjau melalui sistem Video Assistant Referee (VAR), wasit Robert Jones tetap mengesahkan gol tersebut karena dinilai tidak terjadi pelanggaran.
Keputusan inilah yang memicu reaksi keras dari Rodri saat memberikan komentar di zona wawancara setelah pertandingan.
Dalam pernyataan resminya, The Football Association menyebut bahwa komentar Rodri telah melampaui batas dan dianggap mempertanyakan integritas perangkat pertandingan.
FA menilai pernyataan gelandang yang juga peraih Ballon d’Or 2024 tersebut mengandung insinuasi adanya bias dari wasit.
Rodri sebelumnya menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut. Ia merasa dominasi timnya dalam beberapa musim terakhir membuat banyak pihak tidak ingin melihat City kembali meraih kemenangan.
“Saya tahu kami sudah terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang terus, tetapi wasit harus tetap netral. Ini tidak adil karena kami telah bekerja sangat keras,” ujar Rodri.
Baca Juga : Dikritik Soal Tendangan Sudut, Arteta Tegas: Arsenal Justru Kurang Banyak Cetak Gol
Selain denda finansial, FA juga memberikan peringatan keras kepada Rodri agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan komentar di masa mendatang.
Sanksi ini datang di tengah persaingan ketat di Premier League musim ini. Saat ini Manchester City masih berada di posisi kedua klasemen, tertinggal tujuh poin dari rival mereka, Arsenal.
Meski demikian, skuad asuhan Pep Guardiola masih memiliki satu pertandingan lebih banyak yang berpotensi menjadi penentu dalam perburuan gelar juara musim ini.*
Sumber :
Reuters
