BERIKABARNEWS l KETAPANG – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini berlangsung hangat dan dihadiri jajaran pemerintah daerah serta tokoh masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai potensi pembangunan daerah ke depan.
Dalam sambutannya, Krisantus menyoroti kekayaan keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat. Menurutnya, banyaknya suku dan budaya yang hidup berdampingan harus dijaga sebagai kekuatan sosial, bukan justru menjadi sumber perpecahan.
Ia menegaskan bahwa perbedaan yang ada di tengah masyarakat seharusnya dirangkai menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan daerah.
“Di Kalimantan Barat terdapat banyak suku. Perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, melainkan harus dirajut menjadi kekuatan. Jika dirangkai dengan baik, perbedaan justru menjadi keindahan,” ujar Krisantus di hadapan para undangan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan, khususnya selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Baca Juga : Wagub Kalbar Tinjau Terminal Baru Bandara Ketapang, Target Buka Rute Pangkalan Bun
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah di bulan penuh berkah.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ketapang terkait potensi daerah serta upaya mendorong pembangunan yang lebih optimal.
Acara Silaturahmi Ramadan ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga pembangunan di Ketapang dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.*
