Sarawak Siap Beri Bantuan Tangani Kabut Asap Kalbar

Datuk Len Talif Salleh menyampaikan kesiapan Sarawak membantu Indonesia menangani karhutla dan kabut asap. (Foto: facebook.com/lentalif.salleh.7)

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Sarawak menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap di Kalimantan Barat (Kalbar).

Timbalan Menteri Perancangan Bandar, Pentadbiran Tanah dan Alam Sekitar Sarawak, Datuk Len Talif Salleh, mengatakan bantuan akan diberikan sesuai kapasitas yang dimiliki. Sarawak juga terbuka membantu apabila Pemerintah Indonesia mengajukan permintaan penanganan di lapangan.

“Kami tetap terbuka untuk memberikan bantuan kepada mereka,” ujar Len Talif yang dikutip dari Suara Sarawak.

Selain kesiapan membantu Indonesia, Pemerintah Sarawak juga mempertimbangkan operasi penyemaian awan (cloud seeding) untuk menghadapi cuaca panas dan kabut asap.

Baca Juga : Diguyur Hujan Dua Hari, Udara Kuching Berangsur Baik

Operasi tersebut direncanakan dapat dilakukan paling cepat pada September 2026. Penyemaian awan diharapkan dapat meningkatkan curah hujan sekaligus membantu menambah cadangan air di sejumlah bendungan.

Len Talif mengatakan pelaksanaan penyemaian awan masih menunggu evaluasi dan pemantauan teknis dari otoritas terkait. Sementara itu, pasokan air bersih untuk masyarakat Sarawak dipastikan masih terkendali.

Len Talif mengimbau masyarakat mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi resmi Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia).

Baca Juga : 60 Tahun Perjanjian Damai, Sarawak Kenang Pengorbanan Veteran Konfrontasi

Berdasarkan perkiraan awal, kondisi cuaca kering dan berasap berpotensi berlangsung hingga Desember, meski hujan diperkirakan masih turun secara berkala.

Ia berharap pengawasan terhadap aktivitas pembakaran lahan terbuka dapat diperketat untuk mengurangi dampak kabut asap. Kondisi kualitas udara di Sarawak saat ini masih dilaporkan terkendali.

Terkait pencemaran udara lintas batas, Sarawak terus berkomunikasi dengan pihak terkait di Indonesia. Koordinasi dengan Pemerintah Federal Malaysia juga dilakukan untuk mencari langkah terbaik dalam menangani persoalan kabut asap di wilayah perbatasan kedua negara.*

Pelajar 16 Tahun di Kuching Serang Guru Pakai Kapak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang pelajar laki-laki berusia...

ILustrasi - Polisi menyelidiki kasus pelajar 16 tahun yang diduga menyerang guru menggunakan kapak di sekolah swasta di Kuching, Sarawak.

63 WNI Ditangkap di Kuching, Imigresen Temukan Dugaan Online Scam

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 63 warga negara...

Operasi Imigresen Sarawak di Kuching menindak 63 WNI terkait pelanggaran izin tinggal dan dugaan penipuan online pada 15–16 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

Lewat Tebedu–Entikong, 49 WNI Dideportasi dari Sarawak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 49 warga negara...

Proses pemulangan 49 WNI yang dideportasi dari Sarawak melalui perbatasan Tebedu–Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: JIM Sarawak)

Penyelundupan Rokok ke Indonesia Digagalkan di Serikin

BERIKABARNEWS l SERIKIN – Tentara Darat Malaysia (TDM)...

Tentara Darat Malaysia menyita ribuan slop rokok merek ERA dan mobil Isuzu D-Max dalam operasi pencegahan penyelundupan di Serikin. (Foto: Divisyen Pertama Infantri Malaysia)

Operasi Imigrasi di Sarawak, 29 WNI Ditangkap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 29 warga negara...

Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak mengamankan 29 WNI dan satu warga negara Thailand dalam operasi penertiban keimigrasian di Kuching dan Lundu pada 12–13 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

JIM Sarawak Pindahkan 59 WNI dari Semuja ke Perbatasan Tebedu

BERIKABARNEWS l SERIAN – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

JIM Sarawak mengawal 59 WNI dari Depo Imigrasi Semuja menuju ICQS Tebedu untuk proses pemulangan ke Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini