Taipei Perkuat Keamanan Usai Penikaman di Metro

Petugas keamanan Taipei melakukan simulasi penanganan serangan di stasiun metro setelah insiden penikaman massal. (Foto : AFP/Huang Yu Chien)

BERIKABARNEWS l TAIPEI – Pemerintah Kota Taipei menggelar simulasi keamanan intensif pada Jumat (26/12/2025) untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi serangan acak di pusat transportasi publik. Langkah ini diambil menyusul tragedi penikaman massal yang terjadi di stasiun metro ibu kota Taiwan pekan lalu.

Dalam latihan tersebut, aparat mensimulasikan skenario terburuk, termasuk aksi penyerangan menggunakan pisau palsu dan bom bensin rakitan. Polisi, petugas pemadam, serta tim medis dikerahkan untuk menguji kecepatan respons, evakuasi warga, dan penanganan korban di lokasi strategis.

Wali Kota Taipei Chiang Wan-an menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia menyatakan simulasi ini bertujuan meninjau dan memperkuat seluruh mekanisme keamanan agar aparat siap merespons berbagai ancaman di ruang publik.

Latihan ini merupakan tindak lanjut dari insiden pada 19 Desember, ketika seorang pria berusia 27 tahun melakukan penikaman dan memicu kepanikan di stasiun metro saat jam sibuk. Serangan tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 11 lainnya, sekaligus memicu kekhawatiran publik soal keamanan transportasi umum.

Dalam simulasi, pelaku digambarkan melempar bom bensin di area stasiun sebelum melarikan diri ke terminal bus terdekat. Polisi mengevakuasi penumpang, memadamkan api, lalu mengejar dan melumpuhkan pelaku. Warga sekitar telah diberi pemberitahuan sebelumnya agar latihan tidak menimbulkan kepanikan.

Baca Juga : Konflik Perbatasan, Thailand–Kamboja Mulai Dialog Militer

Pemerintah kota mengakui adanya evaluasi dari kejadian sebelumnya, termasuk soal antisipasi terhadap pelaku bersenjata. Menurut Chiang, aparat harus selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk dan bertindak cepat serta tegas.

Warga menyambut positif langkah ini. Mereka menilai simulasi penting untuk meningkatkan rasa aman dan pemahaman masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Sementara itu, penyelidikan terhadap motif pelaku penikaman masih berlanjut.

Otoritas memastikan kasus tersebut bukan aksi terorisme, namun tetap meningkatkan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang. *

 

Sumber :

AFP

Rusia Ukraina Saling Serang, 10 Warga Sipil Tewas dalam Sehari

BERIKABARNEWS l – Eskalasi konflik antara Rusia dan...

Serangan rudal Rusia menghantam kawasan permukiman di Odesa, Ukraina.

AS Gempur Instalasi Militer Iran

BERIKABARNEWS l – Amerika Serikat (AS) menggempur sejumlah...

Serangan militer Amerika Serikat ke instalasi militer Iran yang memicu ketegangan di Timur Tengah dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Trump Cabut Tarif Selat Hormuz, Kapal Internasional Kembali Melintas

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencabutan tarif Selat Hormuz dan pembukaan kembali jalur pelayaran internasional.

Netanyahu Ancam Balas Iran dengan Serangan Lebih Dahsyat

BERIKABARNEWS l TEL AVIV – Ketegangan antara Israel...

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato terkait meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.

Pub di Bangkok Terbakar dan Meledak, 27 Orang Tewas, 63 Terluka

BERIKABARNEWS l BANGKOK – Sebuah pub di Bangkok,...

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat mengevakuasi korban di lokasi kebakaran pub di Bangkok, Thailand.

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun

BERIKABARNEWS l DOHA – Mantan Emir Qatar, Sheikh...

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani semasa memimpin Qatar dan menghadiri acara kenegaraan.

berita terkini