Netanyahu Ancam Balas Iran dengan Serangan Lebih Dahsyat

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato terkait meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran.

BERIKABARNEWS l TEL AVIV – Ketegangan antara Israel dan Iran kembali meningkat setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melontarkan peringatan keras kepada Teheran. Netanyahu menegaskan Israel akan memberikan respons militer yang jauh lebih besar apabila Iran kembali melancarkan serangan terhadap negaranya.

Pernyataan itu disampaikan Netanyahu saat berpidato dalam sebuah konferensi di Dimona, Israel selatan, Selasa (14/7/2026). Kota tersebut dikenal sebagai lokasi fasilitas penelitian nuklir Israel yang selama ini menjadi sorotan dunia.

Dalam pidatonya, Netanyahu menegaskan era ketika Israel tidak memberikan respons tegas terhadap serangan musuh telah berakhir. Ia meminta para pemimpin Iran tidak meremehkan kesiapan militer Israel.

“Saya katakan kepada para pemimpin Iran: Jangan berharap situasi akan tetap tenang jika Anda menyerang kami. Hari-hari di mana seseorang menyerang kami dan kami tidak membalas dengan pukulan telak, sudah berakhir,” tegas Netanyahu dalam pernyataan yang dirilis kantornya.

Baca Juga : Pub di Bangkok Terbakar dan Meledak, 27 Orang Tewas, 63 Terluka

Ia juga mengisyaratkan bahwa respons Israel pada masa mendatang akan berbeda dibandingkan operasi militer sebelumnya.

Menurut Netanyahu, serangan yang pernah dilakukan Israel bersama Amerika Serikat tidak dapat dijadikan acuan karena langkah berikutnya disebut akan memiliki skala yang jauh lebih besar.

“Jangan harap akan ada siaran ulang. Kali ini akan menjadi peristiwa yang sama sekali berbeda dan jauh lebih dahsyat,” ujarnya.

Pernyataan Netanyahu muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Pada hari yang sama, Amerika Serikat dilaporkan kembali melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Iran.

Salah satu sasaran yang dilaporkan menjadi target adalah Bushehr, kota pelabuhan yang menjadi lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir sipil milik Iran.

Baca Juga : Serangan Baru AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Selain operasi militer, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyatakan akan kembali menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan utama Iran sebagai bagian dari tekanan ekonomi terhadap Teheran.

Di sisi lain, Iran disebut merespons serangan tersebut dengan meluncurkan sejumlah rudal yang diarahkan ke wilayah sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Aksi saling balas antara kedua pihak semakin meningkatkan kekhawatiran masyarakat internasional terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah.

Sejumlah negara kini terus memantau perkembangan situasi seraya mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi guna mencegah eskalasi yang lebih besar.*

 

Sumber :

AFP

Trump Cabut Tarif Selat Hormuz, Kapal Internasional Kembali Melintas

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencabutan tarif Selat Hormuz dan pembukaan kembali jalur pelayaran internasional.

Pub di Bangkok Terbakar dan Meledak, 27 Orang Tewas, 63 Terluka

BERIKABARNEWS l BANGKOK – Sebuah pub di Bangkok,...

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat mengevakuasi korban di lokasi kebakaran pub di Bangkok, Thailand.

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun

BERIKABARNEWS l DOHA – Mantan Emir Qatar, Sheikh...

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani semasa memimpin Qatar dan menghadiri acara kenegaraan.

Serangan Baru AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

BERIKABARNEWS l – Serangan udara baru yang dilancarkan...

Kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dunia.

Trump Kembali Kritik Aliansi Pertahanan AS dengan Eropa

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald...

Donald Trump terkait kritikannya terhadap aliansi pertahanan Amerika Serikat dengan negara-negara Eropa.

Negosiasi AS-Iran Dimulai di Doha, Stabilitas Selat Hormuz Dipertaruhkan

BERIKABARNEWS l DOHA – Negosiasi antara Amerika Serikat...

Kota Doha, Qatar, lokasi pembahasan negosiasi AS dan Iran mengenai stabilitas Timur Tengah.

berita terkini