TPA Batulayang Beralih ke Sanitary Landfill, Open Dumping Mulai Ditutup

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau TPA Batulayang yang akan beralih dari sistem open dumping menjadi sanitary landfill dan contolled landfill.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai melakukan transformasi besar dalam pengelolaan sampah di TPA Batulayang. Sistem open dumping yang selama ini digunakan kini secara bertahap ditutup dan digantikan dengan metode yang lebih ramah lingkungan melalui sanitary landfill dan controlled landfill.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan perubahan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar pengelolaan sampah dilakukan secara lebih modern dan berkelanjutan.

“Sesuai arahan Menteri Lingkungan Hidup saat berkunjung ke Pontianak pada Juni 2025, sistem open dumping harus dihentikan. Sekarang kita sudah mulai tutup,” ujarnya saat meninjau TPA Batulayang, Rabu (29/4/2026).

Saat ini, fasilitas sanitary landfill dan controlled landfill di kawasan TPA Batulayang telah selesai dibangun dengan luas sekitar 4,5 hektare. Area tersebut mulai difungsikan sebagai pengganti sistem lama yang dinilai tidak lagi sesuai dengan standar pengelolaan lingkungan.

Pada sistem baru ini, pengelolaan sampah dilakukan secara lebih terkontrol untuk meminimalkan pencemaran. Berbeda dengan open dumping yang hanya menimbun sampah, sanitary landfill dilengkapi lapisan kedap air serta sistem pengelolaan limbah dan gas.

Dalam penerapannya, sampah akan ditempatkan di atas lapisan khusus seperti geotekstil untuk mencegah rembesan ke tanah. Selain itu, dipasang jaringan pipa untuk mengalirkan air lindi ke Instalasi Pengolahan Air Lindi (IPAL) serta menangkap gas metana.

“Air lindinya masuk ke pengolahan, ke IPAL, sehingga tidak mencemari lingkungan,” jelas Edi.

Air hasil olahan nantinya akan diuji secara berkala dan dapat dimanfaatkan kembali, misalnya untuk mencuci kendaraan operasional maupun penyiraman tanaman.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Siapkan Lahan Pemakaman di Empat Kecamatan

Sementara itu, area lama yang menggunakan sistem open dumping akan ditutup dengan lapisan tanah dan terpal. Setelah itu, kawasan tersebut akan direhabilitasi, termasuk dengan penanaman pohon sebagai bagian dari pemulihan lingkungan.

Pemerintah juga akan melakukan pemantauan kualitas udara di sekitar TPA untuk memastikan dampak lingkungan tetap terkendali.

Edi menyebut, penerapan sanitary landfill ini merupakan tahap awal menuju sistem pengelolaan sampah terpadu di Kota Pontianak. Pemerintah kota saat ini juga menunggu realisasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu dari pemerintah pusat.

Ke depan, TPA Batulayang diharapkan hanya menampung residu atau sisa sampah yang tidak dapat diolah lagi. Dengan sistem tersebut, volume sampah yang masuk dapat ditekan secara signifikan.

“Kalau sekarang sekitar 450 ton per hari, ke depan kita harapkan bisa di bawah 100 ton per hari,” ujarnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Pontianak menargetkan pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berwawasan lingkungan demi mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.*

Air Baku Belum Normal, Pontianak Tambah Cadangan Air Tawar hingga 10 Juta Liter

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Cadangan air tawar didatangkan ke Pontianak untuk memperkuat pasokan air di tengah intrusi air laut.

Wako Edi Dorong Pusat dan Provinsi Perkuat Sumber Air Baku Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendorong penguatan sumber air baku Pontianak.

9 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Pemkot Pontianak untuk Warga di Masjid Al-Falah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Pemkot Pontianak menyalurkan 9.000 liter air bersih kepada warga di Masjid Agung Al-Falah, Pontianak Barat.

Edi Kamtono: Moderasi Beragama Jadi Fondasi Harmoni Kota Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Seminar Nasional Moderasi Beragama di Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (16/9/2026).

Pontianak Produksi 1 Juta Liter Air Bersih per Hari untuk Didistribusikan ke Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memastikan...

Mobil pikup berisi tong tengah diisi air bersih dari IPA 3 booster Imam Bonjol, Kantor Perumda Tirta Khatulistiwa untuk selanjutnya didistribusikan ke warga, Selasa (15/9/2026) sore.

Hujan Guyur Pontianak, Warga Berharap Kabut Asap Karhutla Mereda

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Hujan dengan durasi cukup...

Ilustrasi - Hujan deras mengguyur Kota Pontianak setelah dilanda panas dan kabut asap karhutla. (Foto: unsplash.com/@kevin_w_)

berita terkini