BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bergerak cepat memastikan kelancaran proyek infrastruktur di awal tahun 2026. Ia memimpin langsung rapat koordinasi (Rakor) tindak lanjut persiapan pelaksanaan kegiatan Peningkatan Perkuatan Tebing Sungai Singkawang yang digelar di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Senin (19/1/2026).
Rakor strategis tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, serta kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.
Dalam rapat itu, Wali Kota menekankan pentingnya penyamaan persepsi lintas sektor agar pelaksanaan proyek fisik di sepanjang bantaran Sungai Singkawang dapat berjalan tanpa hambatan, baik secara teknis maupun sosial.
Perkuatan tebing sungai dinilai menjadi langkah krusial dalam upaya mitigasi banjir sekaligus penataan kawasan perkotaan yang lebih aman dan tertata.
“Koordinasi ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antar perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Kita ingin memastikan pekerjaan di lapangan berjalan lancar dan potensi risiko dapat diminimalkan sejak awal,” ujar Tjhai Chui Mie.
Pembangunan perkuatan tebing sungai ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Singkawang dalam membenahi sistem drainase makro dan meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan.
Melalui koordinasi yang solid, proyek tidak hanya ditargetkan selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar keamanan dan keberlanjutan.
Baca Juga : Wawako Singkawang Tinjau Pembangunan Jalan Gambir
Sejumlah hal menjadi fokus pembahasan dalam rapat, antara lain pemetaan potensi kendala selama masa konstruksi, strategi komunikasi dengan masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai, serta penegasan standar teknis bangunan agar manfaat infrastruktur dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berkomitmen menghadirkan pembangunan yang aman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penataan tebing Sungai Singkawang ini menjadi salah satu prioritas untuk menciptakan kota yang lebih tertata dan meminimalkan risiko luapan air,” tambahnya. (ing)
