BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa video yang beredar di media sosial dan mengklaim dirinya meresmikan layanan pinjaman online (pinjol) Yayasan Al Mubarok adalah informasi palsu. Kementerian Keuangan memastikan tidak pernah memberikan izin maupun dukungan terhadap platform pinjaman tersebut.
“Itu tidak benar, hoaks,” tegas Purbaya Yudhi Sadewa saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya video yang menampilkan sosok menyerupai Menteri Keuangan dengan narasi peresmian pinjol. Berdasarkan penelusuran, konten tersebut diduga kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau deepfake, yang memanfaatkan manipulasi wajah dan suara untuk menipu masyarakat.
Modus penipuan ini dirancang agar terlihat meyakinkan dengan menawarkan pinjaman cepat cair tanpa jaminan, seolah-olah mendapat legitimasi resmi dari pemerintah. Praktik semacam ini dinilai berbahaya karena dapat menjerat korban dalam pinjaman ilegal dan berujung kerugian finansial.
Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan pejabat negara. Publik diminta tidak mudah percaya pada tawaran finansial yang beredar di media sosial, terutama jika tidak disertai rujukan resmi.
Baca Juga : KBRI Kuala Lumpur Buka Layanan Paspor Simpatik Akhir Pekan
Kemenkeu menegaskan bahwa seluruh kebijakan dan pengumuman resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi, termasuk situs www.kemenkeu.go.id dan akun media sosial terverifikasi. Masyarakat juga didorong segera melaporkan jika menemukan indikasi penipuan yang mencatut nama Kementerian Keuangan.
Dengan maraknya penyalahgunaan teknologi digital, pemerintah mengingatkan pentingnya meningkatkan literasi keuangan dan kewaspadaan di ruang digital agar masyarakat terhindar dari praktik pinjaman online ilegal yang semakin canggih. *
Sumber :
InfoPublik
