Pemprov Kalbar dan DPRD Finalisasi APBD 2026 Senilai Rp6,22 Triliun

Rapat Paripurna DPRD Kalbar penetapan APBD Tahun Anggaran 2026 di Pontianak. (instagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama DPRD Provinsi Kalbar resmi memasuki tahap akhir penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Kepastian tersebut ditandai melalui Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Balairung Sari Kantor DPRD Kalbar, Selasa (20/1/2026).

Rapat paripurna dihadiri Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, serta Sekretaris Daerah Harisson. Agenda utama rapat adalah penyampaian keputusan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang penyempurnaan hasil evaluasi Menteri Dalam Negeri atas APBD 2026.

Gubernur Ria Norsan menyampaikan bahwa penetapan APBD 2026 merupakan hasil sinergi yang solid antara eksekutif dan legislatif. Seluruh tahapan penyusunan anggaran telah berpedoman pada Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025.

Ia menegaskan APBD 2026 diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah segera merealisasikan program prioritas secara efektif dan akuntabel.

“Anggaran ini harus menjadi akselerator pembangunan daerah. Program-program strategis harus segera dijalankan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Ria Norsan.

Berdasarkan penetapan tersebut, total APBD Kalbar Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp6,22 triliun. Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp5,97 triliun, sementara belanja daerah ditetapkan Rp6,22 triliun. Penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp300 miliar yang bersumber dari estimasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025.

Meski demikian, Pemprov Kalbar menghadapi tantangan berupa pemangkasan dana transfer pusat sebesar Rp522 miliar. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk melakukan efisiensi internal dan penyesuaian program berbasis skala prioritas.

Baca Juga : SOIna Kalbar Dikukuhkan, Pemprov Perkuat Olahraga Inklusif

Pemprov Kalbar juga berupaya melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pemerintah pusat guna memperjuangkan kembali alokasi dana tersebut. Di sisi lain, efisiensi diarahkan pada penguatan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat, seperti peningkatan penerangan jalan umum dan infrastruktur dasar.

Selain itu, pemerintah provinsi tengah mengusulkan peningkatan status beberapa ruas jalan provinsi menjadi jalan nasional pada titik-titik strategis. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban anggaran pemeliharaan daerah sekaligus mempercepat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Barat.

Dengan finalisasi APBD 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk menjaga pengelolaan keuangan daerah yang transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada pembangunan yang merata dan berkelanjutan. *

 

Sumber :

MC Kalbar

Ribuan Warga Meriahkan Penutupan Gema Membangun Desa Bersama Gubernur Ria Norsan

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ribuan warga memadati...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti senam sehat bersama ribuan warga saat penutupan Gema Membangun Desa di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Mulai 1 Agustus, Harga Pertamax Series di Kalbar Resmi Turun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga...

ilustrasi - Pengendara mengisi BBM di SPBU Pertamina usai penurunan harga Pertamax Series per 1 Agustus 2026.

Gubernur Ria Norsan Tutup Gema Membangun Desa, Apresiasi Semangat Warga Teluk Batang

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menutup Program Gema Membangun Desa di Teluk Batang bersama masyarakat dan jajaran pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

Kerja Sama Kalbar–Sarawak Makin Erat, SOSEK MALINDO Sepakati Sejumlah Program Strategis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kerja sama antara Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama delegasi Kalbar dan Sarawak saat penutupan Sidang SOSEK MALINDO Ke-39 di Pontianak.

Ria Norsan Resmikan GMD di Teluk Batang, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Tekan Inflasi

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat,...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau stan pelayanan saat meresmikan Program Gema Membangun Desa di Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Safari Subuh di Teluk Batang, Gubernur Ria Norsan Ajak Jamaah Makmurkan Masjid

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyerahkan bantuan operasional Rp25 juta dan perlengkapan ibadah kepada Masjid Babul Mukminin saat Safari Subuh di Teluk Batang, Kayong Utara.

berita terkini