BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan peran strategis lulusan perguruan tinggi sebagai penggerak utama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Komitmen tersebut disampaikan dalam Wisuda Sarjana Universitas OSO ke-2 yang digelar di Pontianak Convention Center (PCC), Kamis (22/1/2026).
Gubernur Kalbar Ria Norsan yang hadir bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan dan Ketua Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Oesman Sapta Odang (OSO), menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan menjadi kunci percepatan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ria Norsan mengungkapkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar tahun 2025 yang berada di angka 72,09. Meski terus meningkat, angka tersebut masih terendah di regional Kalimantan.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak SDM unggul. Para sarjana dituntut mandiri, mampu mengaktualisasikan ilmunya, serta memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Norsan.
Ia juga mengapresiasi Universitas OSO yang meski relatif muda, konsisten membangun kualitas pendidikan dan karakter lulusan yang berintegritas serta bertanggung jawab terhadap kemajuan daerah.
Universitas OSO: Fokus Kualitas Ketimbang Kuantitas
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan OSO, Oesman Sapta Odang, menegaskan bahwa pendidikan formal merupakan fondasi pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, Universitas OSO memilih fokus pada kualitas ketimbang kuantitas lulusan.
“Kami tidak mengejar jumlah, tetapi kualitas. Lebih baik sedikit, namun benar-benar unggul untuk mengejar ketertinggalan pendidikan di Kalimantan Barat,” ujar OSO.
Universitas OSO juga aktif menghadirkan tokoh nasional sebagai bagian dari penguatan wawasan dan nalar kritis mahasiswa, agar lulusan mampu membaca dinamika sosial dan kebutuhan dunia kerja.
Baca Juga : ASN Kalbar Peduli, BPSDM Kalbar Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-69 Pemprov Kalbar
Rektor Universitas OSO, Dr. Yarlina Yacoub, S.E., M.Si., melaporkan bahwa wisuda kali ini meluluskan 46 wisudawan dari angkatan pertama dan kedua. Menjelang usia enam tahun, Universitas OSO telah menorehkan capaian internasional melalui program kerja sama student mobility dan KKN dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS).
Selain itu, pengembangan program studi terus dilakukan, dari awalnya Hukum, Manajemen, dan Ilmu Kelautan, kini berkembang ke Bisnis Digital, Sistem dan Teknologi Informasi, serta Administrasi Rumah Sakit.
Dalam prosesi wisuda, sejumlah lulusan berprestasi turut menerima penghargaan. Di antaranya Dania Tri Wulandari, S.H. sebagai peraih IPK tertinggi, Natalia, S.H. sebagai lulusan tercepat, serta Muhammad Rifki Asudais, S.M. yang menorehkan prestasi nasional di bidang digital marketing.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, Pemprov Kalbar berharap lulusan Universitas OSO mampu menjawab tantangan dunia kerja dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan IPM serta daya saing Kalimantan Barat.
Acara wisuda ini turut dihadiri Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, jajaran Forkopimda, para kepala daerah se-Kalbar, serta keluarga besar wisudawan. *
Sumber :
MC Kalbar
