Gempa M 4,8 Guncang Sintang, Dipicu Aktivitas Sesar Adang

Peta lokasi gempa magnitudo 4,8 di Sintang, Kalimantan Barat, yang dipicu aktivitas Sesar Adang. (instagram.com/bmkg_kalbar)

BERIKABARNEWS l SINTANG – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah timur Kalimantan Barat pada Jumat siang (23/1/2026). Getaran yang terjadi sekitar pukul 14.47 WIB tersebut dirasakan cukup kuat oleh warga di Kabupaten Sintang, Melawi, dan Sekadau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pembaruan resminya menyebutkan gempa ini berkekuatan Magnitudo 4,8 dengan kedalaman 10 kilometer. Sebelumnya, data awal sempat mencatat magnitudo 5,2, namun hasil analisis lanjutan mengonfirmasi kekuatan akhir lebih kecil.

BMKG menjelaskan, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Adang (Patahan Adang), salah satu patahan aktif yang membentang di Pulau Kalimantan. Pusat gempa berada di Desa Baning Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, sekitar 30 kilometer dari pusat kota Sintang, sehingga guncangan dirasakan cukup signifikan.

Getaran gempa tercatat pada skala III–IV MMI, di mana guncangan dirasakan jelas di dalam rumah dan menyebabkan benda-benda bergantung bergoyang. Sejumlah warga melaporkan dampak kerusakan ringan, mulai dari keramik dinding rontok hingga plafon bangunan jatuh.

Melalui media sosial, beredar video yang memperlihatkan retakan dinding rumah warga, kerusakan plafon, serta rekaman CCTV yang merekam kepanikan saat gempa terjadi. Salah satu laporan menyebutkan rumah anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung, mengalami kerusakan pada bagian plesteran dinding depan.

Hingga pukul 15.15 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. BMKG juga memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami karena pusatnya berada di daratan.

Baca Juga : Satbrimob Polda Kalbar Sigap Padamkan Karhutla di Kubu Raya

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Warga diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan, memastikan kondisi rumah aman sebelum kembali beraktivitas, serta selalu memantau informasi resmi melalui kanal BMKG.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama BPBD setempat masih melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa akibat peristiwa tersebut. (ing)

Jelang Lebaran, Wagub Krisantus Pastikan Stok BBM Aman

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan imbauan terkait BBM jelang Lebaran.

Wagub Krisantus Lepas 1.210 Peserta Mudik Gratis Khatulistiwa 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan melepas peserta Mudik Gratis Khatulistiwa 2026 di Kantor Gubernur Kalbar Pontianak, (18/3/2026).

Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dimulai, Polda Kalbar Siagakan 730 Personel

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat...

Kapolda Kalbar Pipit Rismanto usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Pontianak.

Kalbar Diguyur Hujan Lebat, BMKG Ingatkan Potensi Meluas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wilayah Kalimantan Barat diperkirakan...

Ilustrasi - Awan gelap menyelimuti langit Kalimantan Barat saat potensi hujan lebat meluas di berbagai wilayah.

Pemprov Kalbar Perketat Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson mengikuti rakor pengendalian inflasi nasional di Kantor Gubernur Kalbar Pontianak.

AVC Champions League 2026 Digelar di Pontianak

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kota Pontianak dipastikan menjadi...

Drawing AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang menetapkan Pontianak sebagai tuan rumah turnamen voli klub Asia.

berita terkini