AS Usulkan Florida Jadi Tuan Rumah Perundingan Langsung Ukraina–Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam pernyataan terkait perundingan Ukraina Rusia di Amerika Serikat.

BERIKABARNEWS l – Upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antara Ukraina dan Rusia memasuki fase baru. Amerika Serikat (AS) secara resmi mengusulkan diri sebagai tuan rumah perundingan langsung kedua negara yang direncanakan berlangsung di Florida pada pekan depan.

Target pertemuan ini dinilai ambisius, yakni mendorong tercapainya kesepakatan damai dan mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun, dengan harapan rampung pada Juni mendatang.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa AS menawarkan Kota Miami sebagai lokasi pertemuan tim negosiasi Ukraina dan Rusia. Usulan ini menandai peningkatan peran Washington dalam proses perdamaian, setelah sebelumnya memfasilitasi dua putaran dialog di Abu Dhabi sejak Januari 2026.

“Amerika Serikat telah mengusulkan agar tim negosiasi Ukraina dan Rusia bertemu di AS, kemungkinan besar di Miami, dalam waktu satu minggu,” ujar Zelenskyy dalam pernyataannya, Sabtu.

Meski jalur dialog kembali terbuka, perundingan masih dibayangi sejumlah ganjalan krusial, terutama terkait sengketa wilayah. Rusia menuntut penguasaan penuh atas wilayah Donetsk di Ukraina timur dan mengisyaratkan penggunaan kekuatan militer jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Baca Juga : Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Greenland, Sinyal Kuat Geopolitik Arktik

Di sisi lain, Ukraina menegaskan tidak akan menyerahkan kedaulatan wilayahnya karena dinilai dapat membuka peluang agresi lanjutan di masa depan. Sebagai opsi kompromi, AS mengusulkan pembentukan zona ekonomi bebas di wilayah Donetsk yang saat ini dikuasai Ukraina, tanpa kendali militer dari kedua pihak.

Selain itu, belum tercapai kesepakatan terkait status Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, fasilitas nuklir terbesar di Eropa yang kini berada di bawah pendudukan Rusia.

“Bahkan jika zona ekonomi bebas dibentuk, kami membutuhkan aturan yang adil, transparan, dan dapat dipercaya,” tegas Zelenskyy.

Ia juga menekankan bahwa Ukraina tidak akan menerima kesepakatan yang dirumuskan tanpa keterbukaan.

Eskalasi di Tengah Jalur Diplomasi

Di tengah persiapan perundingan, situasi keamanan di lapangan masih menunjukkan eskalasi. Rusia dilaporkan terus melancarkan serangan udara terhadap infrastruktur energi Ukraina. Serangan terbaru bahkan memaksa tiga PLTN Ukraina menurunkan kapasitas operasionalnya, yang menurut Menteri Luar Negeri Andriy Sybiga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan nuklir.

Sejak invasi Rusia dimulai pada Februari 2022, konflik ini telah menghancurkan berbagai kota, menelan puluhan ribu korban jiwa, serta memaksa jutaan warga mengungsi. Pertemuan di Florida pekan depan diharapkan menjadi momentum penting untuk memecah kebuntuan dan membuka jalan menuju perdamaian berkelanjutan. *

 

Sumber :

AFP

Di Tengah Krisis Avtur, Tony Fernandes Siapkan Maskapai Baru

BERIKABARNEWS l – Industri penerbangan global tengah menghadapi...

Tony Fernandes terkait rencana ekspansi maskapai baru AirAsia di tengah krisis avtur global.

China Tolak Sanksi AS, Tetap Impor Minyak Iran

BERIKABARNEWS l BEIJING – Ketegangan hubungan dagang antara...

Ilustrasi kilang minyak di China terkait impor minyak Iran dan penolakan sanksi Amerika Serikat.

Isu Damai Iran Dorong Pelemahan Dolar AS

BERIKABARNEWS l – Isu damai antara Amerika Serikat...

Ilustrasi - Pergerakan dolar AS melemah di pasar global akibat sentimen damai Iran.

Iran Klaim Menang, AS Disebut Terima Syarat Gencatan Senjata

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Ketegangan bersenjata antara Iran...

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat memberikan pernyataan di Jakarta.

Serangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Orang, Ancam Rencana Damai AS

BERIKABARNEWS l – Situasi di Jalur Gaza kembali...

Korban serangan udara Israel di dekat sekolah pengungsian Jalur Gaza.

Trump Ultimatum Iran 24 Jam soal Selat Hormuz

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di Timur Tengah kembali...

Presiden AS Donald Trump menyampaikan ultimatum kepada Iran terkait blokade Selat Hormuz.

berita terkini