Serangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Orang, Ancam Rencana Damai AS

Korban serangan udara Israel di dekat sekolah pengungsian Jalur Gaza.

BERIKABARNEWS l – Situasi di Jalur Gaza kembali memanas setelah serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 10 orang di dekat sebuah sekolah yang menjadi tempat pengungsian warga Palestina, Senin (6/4/2026). Insiden ini menambah ketegangan dan mengancam upaya perdamaian yang didukung Amerika Serikat.

Serangan terjadi di tengah meningkatnya konflik yang membayangi rencana “Dewan Perdamaian” yang diusulkan Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang berkepanjangan di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan warga dan tim medis, peristiwa bermula dari bentrokan antara penduduk lokal dan milisi yang didukung Israel di kawasan timur kamp pengungsi Maghazi. Situasi memanas ketika milisi disebut mencoba menyerang sekolah, memicu perlawanan dari warga.

Di tengah bentrokan, drone Israel dilaporkan melepaskan dua rudal ke arah kerumunan warga sipil. Serangan itu menghantam kawasan padat yang dihuni para pengungsi.

“Warga berusaha mempertahankan rumah mereka, namun pasukan pendudukan langsung menargetkan mereka,” ujar seorang saksi mata.

Kekerasan juga terjadi di sejumlah titik lain. Di Gaza City, serangan udara menghantam sepeda motor yang menewaskan satu orang dan melukai seorang anak. Sementara di wilayah Gaza tengah, satu warga dilaporkan tewas setelah kendaraan yang ditumpanginya ditembaki.

Baca Juga : Trump Ultimatum Iran 24 Jam soal Selat Hormuz

Secara keseluruhan, sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan pada awal pekan ini. Hingga kini, pihak militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Gelombang kekerasan terbaru ini menjadi hambatan serius bagi rencana perdamaian yang diusulkan AS. Salah satu poin utama yang menjadi ganjalan adalah tuntutan pelucutan senjata Hamas, yang hingga kini ditolak oleh kelompok tersebut.

Sayap militer Hamas menilai pembahasan pelucutan senjata sebelum gencatan senjata dijalankan sepenuhnya hanya akan memperpanjang konflik. Di sisi lain, otoritas kesehatan Gaza mencatat ratusan korban jiwa sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober lalu.

Konflik yang telah berlangsung selama dua tahun ini telah menyebabkan kehancuran besar di Gaza, memicu krisis kemanusiaan dan kelaparan, serta menewaskan puluhan ribu warga Palestina.*

 

Sumber :

Reuters

Latihan Militer AS-Korsel Dipangkas, Korut Tetap Sebut Provokatif

BERIKABARNEWS l SEOUL – Korea Utara tetap mengecam...

Latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam Ulchi Freedom Shield. (Foto: x.com/SavunmaTR)

Klaim Israel Dipertanyakan, Penembakan 15 Petugas Medis di Rafah Diselidiki

BERIKABARNEWS l – Militer Israel membuka penyidikan pidana...

Kerusakan bangunan di Rafah, Gaza, setelah serangan dalam konflik Israel-Palestina. (Foto: x.com/MedicalAidPal)

Trump Unggah Peta Selat Hormuz sebagai Wilayah AS, Iran Menolak

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald...

Donald Trump mengunggah peta Selat Hormuz yang ditandai sebagai wilayah Amerika Serikat.

Negosiasi dengan AS Buntu, Iran Siapkan Doktrin Militer Serangan Penuh

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Pemerintah Iran mengubah doktrin...

Ilustrasi ketegangan Iran dan Amerika Serikat di tengah kebuntuan negosiasi serta meningkatnya eskalasi di Selat Hormuz.

Gempuran Israel di Ansar dan Deir Zahrani, 11 Orang Tewas

BERIKABARNEWS l BEIRUT – Gempuran udara Israel di...

Gempuran udara Israel menghantam Desa Ansar dan Deir Zahrani di Lebanon Selatan, menewaskan 11 orang.

Dolar AS Melemah, Spekulasi Suku Bunga The Fed Kembali Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Dolar Amerika Serikat (AS)...

Ilustrasi- Dolar AS melemah di tengah spekulasi arah suku bunga The Fed.

berita terkini