Trump Ultimatum Iran 24 Jam soal Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump menyampaikan ultimatum kepada Iran terkait blokade Selat Hormuz.

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan tenggat waktu 24 jam kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Jika tidak dipenuhi, ia mengancam akan melancarkan serangan ke infrastruktur vital negara tersebut.

Pernyataan tegas itu disampaikan Trump melalui platform Truth Social pada Minggu (5/4/2026). Dalam unggahan singkatnya, ia menuliskan batas waktu yang mengarah pada Selasa malam waktu Amerika Serikat.

Blokade Selat Hormuz oleh Iran menjadi pemicu utama ketegangan. Jalur ini merupakan salah satu rute distribusi minyak dan gas paling vital di dunia, sehingga penutupannya berdampak langsung pada stabilitas ekonomi global.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Trump menyebut bahwa jika tidak ada kesepakatan, Iran berisiko kehilangan infrastruktur penting seperti pembangkit listrik dan jaringan transportasi.

Ia bahkan menyatakan bahwa dampaknya bisa berlangsung lama dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk pemulihan.

Meski mengeluarkan ancaman keras, Trump mengaku masih melihat peluang tercapainya kesepakatan. Dalam wawancara dengan Fox News, ia menyebut ada kemungkinan Iran akan melunak dalam waktu dekat.

Beberapa poin yang disinggung dalam proses negosiasi antara lain penghentian pengembangan senjata nuklir oleh Iran serta jaminan keamanan bagi pihak yang terlibat dalam pembicaraan.

Baca Juga : Hamas Tolak Bahas Pelucutan Senjata Sebelum Gencatan Senjata

Trump juga mengisyaratkan opsi ekstrem jika negosiasi gagal, termasuk tindakan militer besar dan potensi penguasaan sumber daya energi.

Di tengah ketegangan, Trump juga melontarkan klaim bahwa Amerika Serikat mencoba mengirimkan senjata kepada kelompok demonstran anti-pemerintah di Iran melalui jaringan Kurdi.

Namun, pernyataan ini dibantah oleh Wakil Perdana Menteri Kurdistan Irak, Qubad Talabani, yang menegaskan tidak ada bukti terkait upaya tersebut di wilayahnya.

Dunia Menanti Keputusan

Situasi kini berada di titik krusial. Dunia menunggu apakah Iran akan membuka kembali Selat Hormuz atau justru terjadi eskalasi militer yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Trump menegaskan bahwa konflik ini harus segera diselesaikan. Namun, tanpa kesepakatan yang jelas, ia memberi sinyal bahwa opsi militer tetap terbuka.*

 

Sumber :

AFP

Latihan Militer AS-Korsel Dipangkas, Korut Tetap Sebut Provokatif

BERIKABARNEWS l SEOUL – Korea Utara tetap mengecam...

Latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam Ulchi Freedom Shield. (Foto: x.com/SavunmaTR)

Klaim Israel Dipertanyakan, Penembakan 15 Petugas Medis di Rafah Diselidiki

BERIKABARNEWS l – Militer Israel membuka penyidikan pidana...

Kerusakan bangunan di Rafah, Gaza, setelah serangan dalam konflik Israel-Palestina. (Foto: x.com/MedicalAidPal)

Trump Unggah Peta Selat Hormuz sebagai Wilayah AS, Iran Menolak

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald...

Donald Trump mengunggah peta Selat Hormuz yang ditandai sebagai wilayah Amerika Serikat.

Negosiasi dengan AS Buntu, Iran Siapkan Doktrin Militer Serangan Penuh

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Pemerintah Iran mengubah doktrin...

Ilustrasi ketegangan Iran dan Amerika Serikat di tengah kebuntuan negosiasi serta meningkatnya eskalasi di Selat Hormuz.

Gempuran Israel di Ansar dan Deir Zahrani, 11 Orang Tewas

BERIKABARNEWS l BEIRUT – Gempuran udara Israel di...

Gempuran udara Israel menghantam Desa Ansar dan Deir Zahrani di Lebanon Selatan, menewaskan 11 orang.

Dolar AS Melemah, Spekulasi Suku Bunga The Fed Kembali Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Dolar Amerika Serikat (AS)...

Ilustrasi- Dolar AS melemah di tengah spekulasi arah suku bunga The Fed.

berita terkini