10 WNI Korban Online Scam Dipulangkan dari Kamboja

Kepulangan WNI korban online scam dari Kamboja di Bandara Soekarno-Hatta.

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Upaya pemerintah melindungi warga negara Indonesia di luar negeri kembali menunjukkan hasil. Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI, bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh, memfasilitasi kepulangan 10 WNI korban penipuan daring (online scam) dari Kamboja.

Sepuluh pekerja migran bermasalah (PMIB) tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 18.50 WIB dengan penerbangan komersial. Setibanya di Tanah Air, mereka langsung diserahkan kepada instansi terkait untuk menjalani proses pendampingan dan penanganan lanjutan.

Pemulangan ini merupakan gelombang ketiga dari rangkaian repatriasi WNI menyusul penertiban besar-besaran yang dilakukan pemerintah Kamboja terhadap praktik penipuan online. Sejak pemberantasan tersebut ditetapkan sebagai prioritas nasional, banyak perusahaan ilegal dihentikan operasinya, sehingga ratusan hingga ribuan pekerja asing, termasuk WNI, terdampak.

Data KBRI Phnom Penh mencatat lonjakan signifikan jumlah WNI yang meminta perlindungan. Dalam rentang 16 Januari hingga 3 Februari 2026, sedikitnya 3.173 WNI telah mendatangi KBRI untuk memohon bantuan pemulangan. Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah seiring berlanjutnya operasi penertiban oleh otoritas setempat.

Hingga kini, repatriasi WNI dari Kamboja telah dilakukan secara bertahap. Pada gelombang pertama, 30 Januari lalu, sebanyak 36 WNI dipulangkan, disusul 31 WNI pada 31 Januari. Seorang WNI kembali secara mandiri pada 4 Februari, dan terbaru 10 WNI dipulangkan pada 5 Februari.

Baca Juga : Langgar Aturan Imigrasi, 85 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Saat ini, pemulangan diprioritaskan bagi WNI yang telah menyatakan kesiapan membiayai tiket kepulangan secara mandiri guna mempercepat proses evakuasi.

Kementerian Luar Negeri kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menerima tawaran kerja di luar negeri, khususnya yang tidak melalui jalur resmi.

Kemlu menegaskan, bekerja secara non-prosedural berisiko tinggi menjerat calon pekerja migran dalam penipuan, eksploitasi, hingga persoalan hukum di negara tujuan.

Pemerintah memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memantau situasi di Kamboja dan menjamin seluruh WNI yang masih membutuhkan perlindungan dapat dipulangkan secara aman dan terkoordinasi.*

 

Sumber :

Kemlu

241 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan, Perang Total Lawan Narkoba Lapas

BERIKABARNEWS l CILACAP – Upaya pemerintah membersihkan lembaga...

Petugas mengawal pemindahan narapidana risiko tinggi ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah. (Foto: Ditjen Pas Kementerian Imipas)

Prabowo Beri Arahan ke TNI–Polri, Tekankan Disiplin dan Penghargaan Personel

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo...

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto: BPMI Setpres)

Tanah Bergerak Tegal, 2.425 Warga Mengungsi dan Pesantren Ambruk

BERIKABARNEWS l TEGAL – Pemerintah pusat bergerak cepat...

Lokasi tanah bergerak di Desa Padasari, Tegal, yang menyebabkan ratusan warga mengungsi dan bangunan pesantren ambruk. (instagram.com/adfredi02)

Kemnaker Denda Rp2,17 Miliar PT BAP, 164 TKA Ilegal Terbukti Bekerja Tanpa Izin

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan...

Kemnaker melakukan inspeksi ketenagakerjaan terkait temuan TKA ilegal di kawasan industri Kalimantan Barat.

Gus Ipul: Digitalisasi DTSEN Bikin Bansos Makin Tepat Sasaran

BERIKABARNEWS l PASURUAN – Menteri Sosial Saifullah Yusuf...

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat sosialisasi digitalisasi DTSEN di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (7/2/2026).

Indonesia Bangun Kampung Haji di Makkah, Prabowo Janjikan Hunian Layak

BERIKABARNEWS l MALANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato tentang rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah saat Mujahadah Kubro NU di Malang, Minggu (8/2/2026).

berita terkini