KPK Soroti Korupsi PN Depok, Ungkap Celah Sistemik Peradilan

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan keterangan terkait kasus korupsi PN Depok.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa kasus korupsi yang menjerat oknum di Pengadilan Negeri Depok bukanlah peristiwa kebetulan. Lembaga antirasuah itu menyebut praktik serupa telah dipetakan sejak lima tahun lalu melalui kajian internal terkait kerentanan sistem peradilan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa modus operandi yang terungkap di Pengadilan Negeri Depok memiliki kemiripan dengan hasil kajian Direktorat Monitoring KPK tahun 2020. Menurutnya, penindakan melalui operasi tangkap tangan (OTT) tidak akan cukup tanpa pembenahan sistem secara menyeluruh.

“Sejumlah temuan kajian menunjukkan adanya kerentanan sistemik. Hal ini masih terjadi dan sangat relevan dengan perkara di PN Depok,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan hasil kajian KPK, sejumlah persoalan mendasar masih membayangi pengadilan tingkat pertama. Di antaranya inkonsistensi dalam penetapan majelis hakim, hambatan eksekusi perkara perdata, hingga ketidaktercatatan data eksekusi dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).

KPK juga menyoroti disparitas beban kerja hakim yang cukup tinggi, yang berpotensi memengaruhi kualitas putusan. Selain itu, transparansi uang panjar perkara dan interaksi informal antara pihak berperkara dengan aparatur pengadilan dinilai masih menjadi celah praktik pungutan liar akibat lemahnya pengendalian konflik kepentingan.

Baca Juga : KPK–LPS Sinergi Awasi 650 Juta Rekening Cegah Korupsi

Sebagai langkah perbaikan, KPK mendorong optimalisasi sistem digital dalam penetapan majelis hakim guna mencegah potensi pengaturan perkara. Lembaga ini juga menekankan pentingnya standarisasi waktu eksekusi perkara perdata, pemerataan beban kerja hakim, serta pengawasan berkala oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung.

Penguatan pertukaran data antar aparat penegak hukum dan penataan dokumentasi rekaman persidangan juga dinilai penting demi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi di sektor peradilan tidak bisa hanya mengandalkan penindakan, tetapi harus dibarengi reformasi tata kelola secara sistemik agar integritas lembaga peradilan benar-benar terjaga.*

 

Sumber :

KPK

Komisi XII DPR Tambah Anggaran KLH Rp1,33 Triliun untuk 2027

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Komisi XII DPR RI...

Komisi XII DPR menyetujui tambahan anggaran KLH Rp1,33 triliun untuk 2027. (Humas KemenLH/BPLH)

Luas Karhutla Tembus 202 Ribu Hektare, 20 Subjek Hukum Disanksi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Luas kebakaran hutan dan...

Penanganan karhutla di Indonesia dan penegakan hukum terhadap pemegang konsesi yang melanggar kewajiban pengendalian kebakaran. (Foto: InfoPublik/Istimewa)

Jepang Turunkan 180 Personel dan 3 Chinook untuk Bantu Karhutla Kalimantan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Jepang menurunkan 180 personel...

180 personel JSDF Jepang dan tiga helikopter CH-47 Chinook disiapkan untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan. (foto: instagram.com/kemenhaj.kalbar)

35 Pesawat Asing Bantu Pemadaman Karhutla Kalimantan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Sebanyak 35 pesawat asing...

35 pesawat asing dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla di Kalimantan. (Foto: Komdigi)

DPR RI Resmi Setujui Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

BERIKABARNEWS l JAKARTA — DPR RI resmi menyetujui...

DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031. (Foto: instagram.com/indonesiago.id)

Panglima Jilah Temui Prabowo, Karhutla Kalbar Jadi Pembahasan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima...

Panglima Jilah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka membahas penanganan karhutla Kalbar. (Foto: BPMI Setpres)

berita terkini