Menlu RI Kecam Israel, Tolak Aneksasi Tepi Barat

Menlu RI Sugiono mengecam langkah Israel di Tepi Barat

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono mengecam keras langkah sepihak Israel yang dinilai memaksakan kedaulatan tidak sah di wilayah Tepi Barat yang diduduki. Indonesia menilai kebijakan tersebut mempercepat aneksasi ilegal dan mencederai hak kedaulatan rakyat Palestina.

Sikap tegas itu disampaikan dalam pernyataan bersama Menlu RI dengan para Menteri Luar Negeri Mesir, Yordania, Pakistan, Arab Saudi, Turkiye, Uni Emirat Arab, dan Qatar. Pernyataan kolektif tersebut dipublikasikan melalui akun resmi Kementerian Luar Negeri RI di media sosial X, Senin (9/2/2026).

Dalam pernyataan bersama, kedelapan negara mengecam keputusan Israel yang memperkuat pemukiman serta memberlakukan realitas hukum dan administratif baru di Tepi Barat.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya mempercepat aneksasi ilegal dan berpotensi mengarah pada pengusiran paksa warga Palestina dari tanah mereka sendiri. Para menteri juga menegaskan bahwa berdasarkan hukum internasional, Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki sejak 1967.

Menlu Sugiono dan para mitranya menilai kebijakan Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional, termasuk Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2334 yang menolak pembangunan permukiman ilegal di wilayah pendudukan.

Selain itu, kebijakan tersebut dinilai mengancam upaya solusi dua negara (two-state solution) yang selama ini menjadi dasar penyelesaian konflik Palestina-Israel. Para menteri kembali menegaskan hak rakyat Palestina untuk merdeka berdasarkan perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

“Tindakan tersebut melemahkan upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai perdamaian dan stabilitas kawasan yang adil dan menyeluruh,” demikian pernyataan bersama itu.

Baca Juga : 241 Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan, Perang Total Lawan Narkoba Lapas

Rujuk Putusan Mahkamah Internasional

Pernyataan tersebut juga merujuk pada pendapat nasihat (advisory opinion) Mahkamah Internasional (ICJ) tahun 2024 yang menyatakan kehadiran Israel di wilayah Palestina yang diduduki sebagai ilegal dan harus segera diakhiri.

Segala bentuk aneksasi dinilai tidak memiliki kekuatan hukum dan batal demi hukum di mata internasional. Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendesak komunitas global untuk mengambil langkah konkret guna mencegah eskalasi yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap Arab Peace Initiative sebagai kerangka menuju perdamaian yang adil dan komprehensif. Pemerintah juga menyerukan agar pernyataan maupun kebijakan provokatif dihentikan demi menjaga stabilitas kawasan.

Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, menurut Menlu Sugiono, tetap menjadi prioritas diplomasi Indonesia di berbagai forum internasional.*

 

Sumber :

Kemlu

Menlu Sugiono Tegas Kecam Israel, 9 Relawan RI Akhirnya Tiba di Tanah Air

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Menteri Luar Negeri Republik...

Menlu RI Sugiono menyambut kepulangan sembilan relawan Indonesia usai dibebaskan dari penahanan Israel di Bandara Soekarno-Hatta.

Bongkar Skema Korupsi Tambang, Kejagung Seret Bos PT QSS

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung melalui Tim...

Kejaksaan Agung mengungkap skema korupsi tambang PT QSS di Kalimantan Barat dan menahan bos perusahaan.

9 Relawan WNI Global Sumud Flotilla Dibebaskan

BERIKABARNEWS l ISTANBUL – Sembilan warga negara Indonesia...

Sembilan relawan WNI Global Sumud Flotilla tiba di Istanbul setelah dibebaskan dari penahanan otoritas Israel.

Indonesia Desak Pembebasan 9 WNI di Gaza

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus mengupayakan...

Kapal Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Jalur Gaza sebelum dicegat militer Israel di Laut Mediterania.

RI Soroti Serangan Israel ke Kapal Bantuan di Mediterania

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia bersama sembilan...

Ilustrasi kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang dicegat di perairan Laut Mediterania.

RI dan Rusia Serukan Diplomasi untuk Timur Tengah

BERIKABARNEWS l MOSKOW – Indonesia dan Rusia menyerukan...

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Georgy Borisenko saat pertemuan diplomatik di Moskow membahas konflik Timur Tengah.

berita terkini